Iklan Banner Pemprov - Idul Fitri 1 Syawal 1447 H
Iklan Banner Idul Fitri 1447 Empat Lawang
Iklan Astra Motor

Sinergi untuk Negeri: Panen Bawang Merah, Wujud Kerja Sama BI dan Pemerintah Kota Pagar Alam

Sinergi untuk Negeri: Panen Bawang Merah, Wujud Kerja Sama BI dan Pemerintah Kota Pagar Alam

Sinergi untuk Negeri: Panen Bawang Merah, Wujud Kerja Sama BI dan Pemerintah Kota Pagar Alam-Foto:dokumen palpos-

PALPOS.ID - Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung pengendalian inflasi, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan bersama Pemerintah Kota Pagar Alam melakukan kegiatan Panen Bersama Bawang Merah di Kecamatan Dempo Utara, Kota Pagar Alam, pada Sabtu, 15 November 2025.

Kegiatan ini merupakan bukti nyata dukungan konkret Bank Indonesia bagi peningkatan produktivitas sektor pertanian, khususnya pada komoditas bawang merah yang berkontribusi besar terhadap pembentukan inflasi daerah.

Melalui kolaborasi kegiatan ini, Bank Indonesia dan Pemerintah Kota Pagar Alam juga berkomitmen memperkuat sinergi lintas sektor guna meningkatkan kesejahteraan petani dan memperbaiki rantai pasok komoditas strategis di tingkat lokal.

Panen bersama ini dihadiri oleh Wakil Wali Kota Pagar Alam, Ibu Hj. Bertha, SH., M.Kn., Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan, Duddy Adiyatna, Sekretaris Dinas Pertanian Kota Pagar Alam, Diki Herlambang, S.TP., M.Si., dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Pagar Alam.

BACA JUGA:Rehab Rumah Tak Layak, Ratu Dewa Targetkan Rampung 2 Tahun

BACA JUGA:Pasang Trafo Baru, 15% Pelanggan Tirta Musi Palembang Terdampak Gangguan Air Sementara

Hadir pula beberapa Ketua Kelompok Tani (Poktan) di Pagar Alam, yaitu Poktan Air Lawu, Poktan Kibox Iox, Poktan Berkah Alam Sukses Bersama, dan Poktan Sepakat serta pelaku UMKM.

Sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan produktivitas dan kapasitas petani, Bank Indonesia telah memberikan bantuan berupa bibit bawang merah, cultivator, kepada masing-masing poktan serta fasilitasi peningkatan kapasitas petani melalui kegiatan studi pembelajaran ke Kabupaten Solok dan Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Pagar Alam menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang telah menghasilkan capaian nyata bagi para petani, sekaligus turut berkontribusi dalam menjaga stabilitas harga pangan di daerah.

Sementara itu, Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan, menegaskan bahwa bawang merah merupakan salah satu komoditas yang masih mengalami defisit di wilayah Sumatera Selatan.

BACA JUGA:Ratu Dewa Perjuangkan Bantuan Perumahan, 1.500 Rumah Tak Layak Huni Segera Diperbaiki

BACA JUGA:Biki Kopi Berkualitas Mengangkat Derajat Petani Kopi di Pagar Alam : Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel

Oleh karena itu, Bank Indonesia bersama TPID aktif mendorong pengembangan budidaya bawang merah sebagai upaya memperkuat pasokan lokal dan menekan tekanan inflasi dari sisi pangan.

Lebih lanjut, Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan menyampaikan pentingnya pengembangan demplot bawang merah di Kota Pagar Alam untuk mengidentifikasi varietas benih yang paling sesuai dengan kondisi agroklimat setempat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait