Iklan Astra Motor

Alat Pendeteksi Hujan dan Banjir Milik BMKG Sumsel Dimaling Bandit

Alat Pendeteksi Hujan dan Banjir Milik BMKG Sumsel Dimaling Bandit

Ilustrasi alat pendeteksi hujan dan banjir dimaling bandit.-Ilustrasi-

PALEMBANG, PALPOS.CO – Sistem pemantauan hujan di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) mengalami gangguan serius setelah perangkat milik BMKG Sumatera Selatan menjadi sasaran pencurian.

Alat yang terdampak adalah Automatic Rain Gauge (ARG) yang berada di Balai Penyuluhan Raksa Jiwa. Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis, 8 Januari 2026.

Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I Sumatera Selatan, Wandayantolis, saat dikonfirmasi Rabu (14/1) mengatakan komponen yang hilang merupakan bagian terpenting dari sistem.

Pelaku mencuri panel surya yang berfungsi sebagai sumber listrik sekaligus penopang transmisi data curah hujan.

BACA JUGA:Produksi Minyak Pertamina EP Naik Sepanjang 2025, Tembus 27.643 Barel per Hari

BACA JUGA:Pemukiman Penduduk di Desa Gunung Meraksa OKU Terendam Banjir

Akibat kehilangan itu, alat tidak lagi mampu mengirimkan data secara real time ke pusat pemantauan BMKG.

“Kondisi ini membuat pemantauan hujan di wilayah OKU tidak berjalan optimal,” ujar Wandayantolis.

Ia menjelaskan, ARG berperan penting dalam mendeteksi potensi banjir dan kekeringan yang kerap terjadi di wilayah Sumatera Selatan. Tanpa data yang masuk, sistem peringatan dini cuaca ekstrem ikut terganggu.

Gangguan ini juga berdampak pada sektor lain, seperti pertanian, transportasi, hingga layanan kesehatan yang bergantung pada informasi iklim.

BACA JUGA:Dugaan Pungli PIP dan PPDB di SMP 19 OKU

BACA JUGA:Gelapkan Mobil, Pasutri di OKU Diciduk Polisi

BMKG mencatat, kasus pencurian perangkat pemantauan bukan pertama kali terjadi di Sumatera Selatan.

Dalam sepuluh tahun terakhir, sejumlah alat BMKG pernah raib di beberapa kabupaten dan kota.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait