Gubernur Herman Deru Resmikan Groundbreaking Underpass PT MIP, Dorong Tambang Tertib dan Berkeadilan
Gubernur Herman Deru Resmikan Groundbreaking Underpass PT MIP, Dorong Tambang Tertib dan Berkeadilan-Fhoto: Istimewa-
LAHAT, PALPOS.CO — Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru menghadiri sekaligus melakukan groundbreaking ceremony pembangunan underpass PT Mustika Indah Permai (MIP) di Desa Merapi, Kabupaten Lahat, Jumat (16/1/2026) pagi.
Pembangunan underpass ini dinilai sebagai langkah strategis dalam menciptakan sistem angkutan batubara yang tertib dan bertanggung jawab.
Dalam sambutannya, Herman Deru menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur pendukung tambang seperti underpass wajib menjadi standar baru bagi perusahaan tambang di Sumsel.
Menurutnya, penggunaan jalan khusus merupakan kunci utama agar aktivitas pengangkutan batubara tidak mengganggu kepentingan masyarakat.
BACA JUGA:Sumsel Berpotensi Diguyur Hujan Sejak Pagi hingga Malam, OKI dan Wilayah Pegunungan Diminta Waspada
BACA JUGA:Mangkir Panggilan Polisi Perkara Menghalangi Wartawan, AR Siap-siap Dijemput Paksa
“Perusahaan bisa menjalankan usaha dengan nyaman, tetapi hak masyarakat tetap terlindungi. Keseimbangan inilah yang harus kita jaga,” tegas Herman Deru.
Ia menyebutkan, komitmen PT MIP membangun underpass merupakan bentuk dukungan nyata terhadap kebijakan Pemerintah Provinsi Sumsel.
Infrastruktur tersebut tidak hanya menjadi solusi teknis, tetapi juga wujud kepatuhan dunia usaha terhadap regulasi daerah.
Herman Deru juga mengajak seluruh pihak mengingat kembali kondisi lalu lintas angkutan batubara sebelum tahun 2018 yang kerap menimbulkan kemacetan dan keresahan masyarakat.
BACA JUGA:Kemenkum Sumsel Teken Komitmen Bersama dan Perjanjian Kinerja 2026
BACA JUGA:Sidang PMH Bina Darma: Pihak Tergugat Persoalkan Lokasi Objek Sengketa dalam Sertifikat
Hal tersebut menjadi alasan utama diterbitkannya Peraturan Gubernur Sumsel Nomor 74 Tahun 2018 tentang penertiban angkutan batubara.
“Dulu waktu tempuh bisa mencapai 8 sampai 9 jam, sekarang sekitar 4 jam. Ini bukti bahwa kebijakan yang tegas memberikan manfaat besar,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

