Desa Lubuk Leban OKU Diproyeksikan Jadi Kampung Nelayan Merah Putih
Jajaran Pemkab OKU saat audiensi bersama Kementrian Kelautan Dan Perikanan di Jakarta pada Rabu (14/1).-Fhoto: Istimewa-
BATURAJA, PALPOS.CO - Desa Lubuk Leban, Kecamatan Sosoh Buay Rayap, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) diproyeksikan jadi Kampung Nelayan Merah Putih pada tahun 2026.
Bupati OKU Teddy Meilwansyah, Minggu (18/1) mengatakan bahwa saat ini pihaknya terus mengembangkan potensi sektor perikanan melalui Kampung Nelayan Merah Putih untuk meningkatkan ketahanan pangan di daerah itu.
Dia menjelaskan, Kampung Nelayan Merah Putih adalah program pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk memodernisasi dan menata kampung nelayan tradisional menjadi kawasan pesisir yang lebih produktif, sejahtera, mandiri, dan berdaya saing.
Program ini ditujukan untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat pesisir melalui pengelolaan penangkapan hasil ikan yang lebih baik dari hulu ke hilir.
BACA JUGA:Geger, Remaja di OKU Ditemukan Tewas Gantung Diri
BACA JUGA:Diknas Panggil Kepsek SMP N 19 OKU
Di Kabupaten OKU sendiri, kata dia, Desa Lubuk Leban diproyeksikan menjadi Kampung Nelayan Merah Putih karena memiliki hasil tangkapan ikan air tawar dan budi daya yang cukup berlimpah.
"Berdasarkan data produksi ikan tangkap di sungai di daerah ini sepanjang tahun 2025 mencapai 1.498,73 ton dan produksi ikan budi daya sebanyak 765,7 ton," katanya.
Oleh sebab itu, kata dia, pihaknya telah menyampaikan usulan kepada KKP untuk menjadikan Desa Lubuk Leban menjadi Kampung Nelayan Merah Putih pada tahun ini.
"Usulan tersebut sudah kami sampaikan saat audiensi bersama Kementrian Kelautan Dan Perikanan di Jakarta pada Rabu (14/1)," kata Bupati.
BACA JUGA:Mantan Kadisdik OKU Diduga Belum Mengembalikan Mobdin, Padahal Sudah Pensiun
BACA JUGA:Proyek Peningkatan Jalan Gunung Meraksa Diduga Sarat Penyimpangan
Dia mengatakan, pengembangan sektor perikanan di Kabupaten OKU perlu dilakukan dari hulu ke hilir untuk meningkatkan ketahanan pangan dengan mencukupi protein asal ikan bagi masyarakat di wilayah setempat.
Selain itu, pengembangan dilakukan sebagai upaya meningkatkan produksi perikanan untuk mencapai swasembada pangan lokal yang diharapkan dapat menciptakan kemandirian pangan masyarakat di Kabupaten OKU. (len)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

