Iklan Astra Motor

Beredar Kabar Ada Pencairan BSU Rp600.000 Januari 2026, Ini Klarifikasi Resmi Kemnaker

Beredar Kabar Ada Pencairan BSU Rp600.000 Januari 2026, Ini Klarifikasi Resmi Kemnaker

Beredar Kabar Ada Pencairan BSU Rp600.000 Januari 2026, Ini Klarifikasi Resmi Kemnaker. foto: kerjaya.co--

PALPOS.CO - Beredar Kabar Ada Pencairan BSU Rp600.000 Januari 2026, Ini Klarifikasi Resmi Kemnaker.

Isu pencairan Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebesar Rp600.000 pada Januari 2026 kembali ramai diperbincangkan publik.

Informasi tersebut beredar luas melalui media sosial, pesan berantai di aplikasi percakapan, hingga sejumlah unggahan yang mengatasnamakan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). 

Kabar ini pun memicu harapan sekaligus keresahan di kalangan pekerja dan buruh yang selama ini menjadi sasaran utama program BSU.

BACA JUGA:Kucuran Bangubsus Rp12 Miliar dari Herman Deru Bikin Akses Jalan Tugu Kerbau–Perbatasan OKI Makin Layak

BACA JUGA:Dukung Pemerintah Perkuat Jaring Pengaman Sosial, BRI Salurkan BSU 2025 kepada 3,76 Juta Penerima

Menanggapi hal tersebut, Kemnaker akhirnya buka suara dan memberikan klarifikasi resmi. 

Melalui laman resminya, Kemnaker menegaskan bahwa masyarakat perlu waspada terhadap informasi palsu atau hoaks yang mengatasnamakan program BSU 2026, khususnya informasi yang memuat tautan pendaftaran tidak resmi dan berpotensi penipuan.

Klarifikasi ini disampaikan menyusul maraknya unggahan yang mencatut nama BSU 2026, seolah-olah pemerintah akan kembali mencairkan bantuan sebesar Rp600.000 pada awal tahun depan. 

Padahal, hingga saat ini belum ada kebijakan maupun keputusan resmi terkait penyaluran BSU pada tahun 2026.

BACA JUGA:Bansos 2026: 9 Penyebab BPNT dan PKH Tak Cair Alias Saldo Nol, Ini Penjelasan Lengkapnya

BACA JUGA:Benarkah Utang Pinjol Ilegal Tak Perlu Dibayar? Ini Risiko Nyata dan Cara Aman Lepas dari Jeratannya

Kepala Biro Humas Kemnaker, Faried Abdurrahman Nur Yuliono, menegaskan pentingnya kehati-hatian masyarakat dalam menyikapi setiap informasi yang beredar di luar kanal resmi pemerintah. 

Ia mengingatkan bahwa program BSU tidak pernah mensyaratkan pendaftaran mandiri melalui tautan tertentu.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: palpos.disway.id