Iklan Astra Motor

Kemendikdasmen Apresiasi Dedikasi Bunda PAUD Sumsel Kawal Wajib Belajar 13 Tahun

Kemendikdasmen Apresiasi Dedikasi Bunda PAUD Sumsel Kawal Wajib Belajar 13 Tahun

Kemendikdasmen Apresiasi Dedikasi Bunda PAUD Sumsel Kawal Wajib Belajar 13 Tahun-Fhoto: Istimewa-

INDRALAYA, PALPOS.CO — Komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dalam memajukan pendidikan anak usia dini kembali memperoleh pengakuan di tingkat nasional.

Bunda PAUD Provinsi Sumsel, Hj. Febrita Lustia Herman Deru, menghadiri penyerahan Apresiasi Bunda PAUD se-Sumsel oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Republik Indonesia (RI)  di Aula Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sumsel, Kamis (22/1/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-42 BPMP Provinsi Sumsel dan berlangsung khidmat dengan dihadiri para pemangku kepentingan pendidikan.

Apresiasi diserahkan langsung oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Ditjen PAUD Dasmen RI Brotojoyo Retnowati, M.Pd., bersama Direktur PAUD Kemendikdasmen RI Dr. Nia Nurhasanah, S.Si., M.Pd.

BACA JUGA:Deklarasi Indonesia Bersinar di Lahat, Wagub Cik Ujang Tegaskan Komitmen Sumsel Perangi Narkoba

BACA JUGA:Perkuat Pengawasan Usaha, Kanwil Kemenkum Sumsel Klarifikasi Legalitas Perseroan dalam Forum Satgas PASTI

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk pengakuan atas dedikasi Bunda PAUD kabupaten/kota se-Sumsel dalam mendukung dan mengawal Program Wajib Belajar 13 Tahun.

Dalam sambutannya, Dr. Nia Nurhasanah menyampaikan apresiasi atas capaian pendidikan anak usia dini di Sumsel.

Ia menyebutkan Angka Partisipasi PAUD di Sumsel telah mencapai 76 persen, melampaui rata-rata nasional yang berada di angka 74,9 persen.

“Program Wajib Belajar 13 Tahun merupakan prioritas nasional dengan landasan hukum yang kuat. Kami melihat Sumsel berhasil memperluas akses sekaligus meningkatkan mutu layanan PAUD,” ujarnya.

BACA JUGA:Ikuti Rakernis BPHN, Kanwil Kemenkum Sumsel Dukung Peningkatan Kepatuhan dan Layanan Pembinaan Hukum 2026

BACA JUGA:Gubernur Sumsel Dorong KDEKS Perluas Syiar Ekonomi Syariah ke Masyarakat.

Selain peningkatan partisipasi, modernisasi pembelajaran juga terus didorong. Sepanjang 2025, sebanyak 2.291 satuan PAUD di Sumsel tercatat telah menerima bantuan program digitalisasi pembelajaran.

Meski demikian, Dr. Nia menekankan pentingnya keseimbangan antara pemanfaatan teknologi dan penguatan karakter anak sejak dini sebagai pondasi menuju Generasi Emas 2045.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: