Iklan Astra Motor

Hadiri Haul Habib Ja’far, Gubernur Herman Deru Tekankan Pentingnya Pendidikan Agama dan Akhlak Generasi Muda

Hadiri Haul Habib Ja’far, Gubernur Herman Deru Tekankan Pentingnya Pendidikan Agama dan Akhlak Generasi Muda

Hadiri Haul Habib Ja’far, Gubernur Herman Deru Tekankan Pentingnya Pendidikan Agama dan Akhlak Generasi Muda-Fhoto: Istimewa-

PALEMBANG, PALPOS.CO — Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru menyempatkan diri menghadiri haul almarhum Al Habib Ja’far bin Abdullah Shahab sekaligus tasmiyah Sayyid Abdullah, putra Ustaz Amak Shahab, di Jalan Musi Raya, Lebong Gajah, Kecamatan Sematang Borang, Kamis (29/1/2026) malam.

Sebelum menghadiri kegiatan tersebut, Gubernur juga melaksanakan takziah ke rumah duka almarhum Haji Halim.

Kehadiran orang nomor satu di Sumsel itu menjadi wujud komitmen dan kepeduliannya terhadap masyarakat dalam berbagai momentum, baik suka maupun duka.

Suasana khidmat begitu terasa saat Gubernur tiba di lokasi acara. Lantunan Asmaul Husna dan gema sholawat yang dibawakan para jemaah menyambut kehadirannya, menciptakan atmosfer religi yang menyejukkan.

BACA JUGA:Gubernur Herman Deru Hadiri Takziah Hari Ketujuh Wafatnya Almarhum Kms. H. A. Halim Ali

BACA JUGA:3 Sindikat Rokok Ilegal Di Palembang Dituntut 3 Tahun Penjara dan Denda Rp 12,8 Miliar!

Haul Al Habib Ja’far bin Abdullah Shahab berlangsung penuh kekhusyukan. Ratusan jamaah yang hadir larut dalam doa dan zikir bersama untuk mengenang serta mendoakan almarhum.

Dalam sambutannya, Herman Deru menyampaikan rasa bahagianya atas kelahiran Sayyid Abdullah Shahab.

Ia menilai, kelahiran seorang anak merupakan amanah besar yang harus dijaga dan dibimbing dengan penuh tanggung jawab.

“Saya ucapkan selamat atas kebahagiaan ini. Penting bagi kita sebagai orang tua untuk membekali anak-anak dengan keseimbangan antara ilmu agama dan ilmu dunia.

BACA JUGA:Polda Sumsel 'Sikat' Mafia Pupuk Subsidi,14 Ton Urea-Phonska Disita, 8 Orang Diciduk!

BACA JUGA:PN Palembang Jalankan Konstatering Objek Sengketa Lahan Sebelum Proses Eksekusi Final

Inilah kunci mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak mulia,” ujar Herman Deru.

Menurutnya, pembangunan sumber daya manusia harus dimulai dari keluarga. Pendidikan karakter dan nilai-nilai keagamaan menjadi pondasi utama dalam membentuk generasi penerus yang tangguh.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait