Iklan Astra Motor

‎Puluhan Siswa SD di OKUT Alami Sakit Perut dan Muntah Pasca Menyantap MBG di Sekolah

‎Puluhan Siswa SD di OKUT Alami Sakit Perut dan Muntah Pasca Menyantap MBG di Sekolah

Ilustrasi siswa yang diduga keracunan MBG di Sekolah-Foto:dokumen palpos-

‎‎MARTAPURA, PALPOS.CO  – Puluhan siswa Sekolah Dasar Negeri di Desa Pulau Negara Kecamatan BP Peliung Kabupaten OKU Timur tiba-tiba mengalami sakit perut hingga muntah di sekolah, Jumat (30/1). 

‎Bahkan, 9 anak diantaranya harus dilarikan ke RSUD Martapura oleh pihak sekolah. 

‎Bukan tanpa sebab, hal ini terjadi diduga setelah para siswa SD ini mengkonsumsi menu MBG (Makanan Bergizi Gratis) yang dibagikan pada hari tersebut. 

‎Dari keterangan salah satu guru setempat menyebut, sebelum kejadian itu, para siswa lebih dulu ssempa mengkonsumsi menu mie ayam yang merupakan bagian dari program MBG.

BACA JUGA:Puluhan Dokter di OKUT Tuntut Realisasi Insentif dan Evaluasi Kadinkes

BACA JUGA:DPO Penipuan Belum Tertangkap, Kuasa Hukum Korban Desak Polda Sumsel ‎

‎Namun, tidak lama kemudian, sejumlah siswa pun mulai menunjukkan tanda-tanda gangguan kesehatan seperti sakit perut hingga ada yang mengalami muntah.

‎Pihak sekolah pun segera merespon kondisi tersebut dan langsung menghentikan pembagian MBG demi mencegah dampak yang lebih luas. 

‎Para guru kemudian bergegas memberikan penanganan awal dan membawa siswa yang kondisinya cukup parah ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) terdekat.

‎“Total ada sembilan anak yang kami bawa ke RSUD untuk mendapatkan perawatan medis,” terangnya kepada awak media saat di Rumah Sakit. 

BACA JUGA:‎Banjir Landa OKUT, Warga Desak Keseriusan Pemkab Perbaiki Infrastruktur Sungai

BACA JUGA:Narkoba Jadi Perhatian Serius Polres OKU Timur ‎

‎Guru tersebut juga mengungkapkan kecurigaan terhadap kualitas makanan yang dibagikan. Karena ujarnya, saat kemasan mie ayam tersebut dibuka, tercium bau tak sedap menyerupai makanan basi.

‎“Yang kami lihat, setelah dibuka mie ayamnya berbau tidak sedap seperti sudah basi,” ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: