2 dari 9 Korban Ledakan Tabung Gas 12 kg di Lemabang Meninggal Dunia
Jenazah korban ledakan tabung gas LPG di lemabang saat hendak dimakamkan di kawasan TPU wilayah tersebut, minggu 1 Februari 2026.-Foto:IST-
PALEMBANG, PALPOS.CO – Insiden ledakan tabung gas elpiji 12 kilogram yang terjadi di Jalan Ratu Sianum, Lorong Nepos, Kelurahan 3 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II, PALEMBANG, berujung duka.
Dua dari sembilan korban dilaporkan meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat luka bakar serius.
Korban pertama yang meninggal dunia adalah Nyimas Dewi Rohayati (33), istri dari pemilik rumah, Muhamad Asro alias Bobby.
Dewi mengembuskan napas terakhir di RS Pelabuhan Boombaru pada Sabtu (31/1/2026) malam.
BACA JUGA:Prakiraan Cuaca Sumsel Minggu 1 Februari 2026, Hujan Sedang hingga Lebat Berpotensi Terjadi
Sementara itu, korban kedua, Sumarni (63), yang bekerja sebagai asisten rumah tangga di rumah tersebut, dinyatakan meninggal dunia pada Minggu (1/2/2026).
Lurah 3 Ilir, Riki Yudha Mirangga, membenarkan kabar duka tersebut. Ia menyebutkan bahwa kedua korban mengalami luka bakar hingga mencapai 80 persen.
"Benar, pemilik rumah atas nama Ibu Dewi dan asistennya telah meninggal dunia. Jenazah almarhumah Dewi telah dikebumikan di TPU Kandang Kawat Palembang," ujar Riki saat dikonfirmasi, Minggu (1/2).
Peristiwa tragis ini terjadi pada Sabtu (31/1/2026) saat penghuni rumah sedang melakukan persiapan masak besar untuk acara sedekah ruwahan menjelang bulan Ramadan.
BACA JUGA:Kanwil Kemenkum Sumsel Perkuat Pendampingan Penyusunan Ranperda Berperspektif HAM
Ledakan yang diduga dipicu oleh kebocoran tabung gas 12 kg tersebut merusak bangunan rumah dan melukai sembilan orang secara total, termasuk dua di antaranya adalah balita.
Ketua RW 06, Datim, menjelaskan bahwa ledakan terdengar sangat keras hingga memecahkan seluruh kaca jendela rumah korban
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

