Iklan Astra Motor

Arem-Arem, Kuliner Tradisional yang Tetap Bertahan di Tengah Gempuran Makanan Modern

Arem-Arem, Kuliner Tradisional yang Tetap Bertahan di Tengah Gempuran Makanan Modern

Di balik balutan daun pisang, arem-arem menyimpan cerita tentang tradisi, kebersamaan, dan cita rasa yang tak lekang oleh waktu.-Fhoto: Istimewa-

PALPOS.CO - Di tengah pesatnya perkembangan kuliner modern dan maraknya makanan instan, arem-arem tetap bertahan sebagai salah satu kuliner tradisional yang digemari masyarakat Indonesia.

Makanan berbahan dasar nasi yang dibungkus daun pisang ini tidak hanya dikenal sebagai pengganjal lapar, tetapi juga sebagai bagian dari identitas budaya yang lekat dengan kehidupan sehari-hari, khususnya di Pulau Jawa.

Arem-arem sekilas menyerupai lontong, namun memiliki perbedaan mendasar.

Jika lontong umumnya disajikan tanpa isian dan menjadi pelengkap hidangan lain, arem-arem justru memiliki isi yang beragam.

BACA JUGA:Rahasia Tempe Krispi Tahan Lama hingga 1 Bulan, Ternyata Tanpa Tepung Terigu

BACA JUGA:Serundeng Ayam Suwir, Lauk Praktis Kaya Rasa yang Tahan Lama

Isian tersebut dapat berupa tempe orek, sambal goreng kentang, sayuran, hingga suwiran ayam berbumbu.

Kombinasi nasi yang pulen dan isian gurih menjadikan arem-arem sebagai makanan praktis namun mengenyangkan.

Dalam kehidupan masyarakat, arem-arem sering hadir di berbagai kesempatan. Mulai dari menu sarapan pagi, bekal perjalanan, hingga sajian wajib dalam acara hajatan, arisan, pengajian, dan kerja bakti.

Di banyak daerah, arem-arem juga menjadi simbol kebersamaan karena proses pembuatannya kerap dilakukan secara gotong royong, terutama saat ada acara besar di lingkungan kampung.

BACA JUGA:Cara Buat Keripik Bawang Gurih Renyah yang Simpel

BACA JUGA:Lezat dan Mengenyangkan, Olahan Beras Ketan Isi Ayam Pedas Ini Bikin Ketagihan

Menurut Siti Aminah, seorang penjual arem-arem di Pasar Gede Solo, makanan ini tetap diminati lintas generasi.

“Pembeli saya bukan cuma orang tua, tapi juga anak-anak sekolah dan pekerja kantoran. Harganya terjangkau, rasanya familiar, dan bikin kenyang,” ujarnya saat ditemui, Jumat (31/1).

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: