Iklan Astra Motor

BPBD OKU Imbau Warga Waspada Bencana Hidrometeorologi Basah

BPBD OKU Imbau Warga Waspada Bencana Hidrometeorologi Basah

Banjir melanda permukiman penduduk di Kabupaten OKU, Sumatera Selatan.-Foto:Eko palpos-

BATURAJA, PALPOS.CO - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi basah seperti banjir dan tanah longsor yang rentan terjadi saat musim hujan.

"Berdasarkan peringatan dini dari BMKG sejumlah wilayah di Sumsel, termasuk Kabupaten OKU masih turun hujan selama beberapa hari kedepan yang berpotensi menimbulkan dampak banjir dan tanah longsor," kata Kepala BPBD OKU, Januar Efendi melalui Manager Pusdalops, Gunalfi, Rabu (11/2).

Dia mengatakan, berdasarkan rilis dari BMKG bahwa peristiwa banjir di wilayah Kecamatan Semidang Aji, Kabupaten OKU pada Kamis (5/2) disebabkan adanya dinamika atmosfer yang tidak stabil yaitu terpantau pola belokan angin serta konvergensi di wilayah Sumatera Selatan yang menyebabkan terjadinya penumpukkan massa udara.

Selain itu, kondisi Indeks labilitas udara

BACA JUGA:PWI OKU Peringati HUT PWI ke-80 dan HPN, Momentum Refleksi Penguatan Peran Pers di OKU

BACA JUGA:Terkait Mie Gacoan, Kapolres OKU Bakal Kordinasi Dengan Dinkes

(K-Indeks, L-Indeks dan S-Indeks) menunjukan probabilitas konvektif yang sedang mendukung terjadinya thunderstorm, serta nilai kelembapan udara pada lapisan 850-500 mb

di wilayah Kabupaten OKU cukup basah mencapai 70-90 persen yang mengindikasikan kandungan uap air yang ada di atmosfer cukup banyak.

Faktor-faktor inilah yang

mengakibatkan tingginya potensi pertumbuhan awan konvektif di wilayah kejadian yang menyebabkan hujan deras berlangsung dalam waktu lama hingga menimbulkan dampak banjir.

BACA JUGA:Semen Baturaja Hormati Penepatan Tersangka Oleh Kejati Sumsel

BACA JUGA:7.000 Peserta PBI JK di OKU Dinonaktifkan

"Hal inilah yang harus kita waspadai bersama agar bencana alam tidak menimbulkan korban jiwa," katanya.

Menurutnya, saat ini pihaknya telah memperpanjang status siaga darurat banjir dan tanah longsor sebagai upaya penanggulangan bencana alam sedini mungkin.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: