Iklan Astra Motor

PHE OKRT Field Gelar Health Sharing Session, Tegaskan Komitmen Kesehatan Pekerja Demi Keselamatan Operasi

PHE OKRT Field Gelar Health Sharing Session, Tegaskan Komitmen Kesehatan Pekerja Demi Keselamatan Operasi

Manager PHE OKRT Field Heri Prayogo menegaskan pentingnya kesehatan pekerja dalam mewujudkan keselamatan operasi.-Foto:dokumen palpos-

PRABUMULIH, PALPOS.CO - Sebagai wujud komitmen terhadap pentingnya kesehatan pekerja dalam mewujudkan keselamatan operasi, Pertamina Hulu Energi Ogan Komering dan Raja Tempirai (PHE OKRT) Field yang merupakan bagian dari PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4 menggelar kegiatan Health Sharing Session bertema “Sehat, Bugar, Berstamina untuk Keselamatan Kerja”.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Sporthall PHE Ogan Komering, Kamis, 12 Februari 2026, dan sekaligus menjadi puncak peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan PHE OKRT Field.

Acara ini menghadirkan dokter sekaligus konsultan kesehatan ternama, Boyke Dian Nugraha, sebagai narasumber utama.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Manager PHE OKRT Field Heri Prayogo, Superintendent HSSE Operations PHE Ogan Komering Raja Tempirai Nixon P. Frederic, jajaran manajemen, serta para pekerja di lingkungan operasional perusahaan.

BACA JUGA:Polres Prabumulih Raih Juara Pertama IKPA 2025 Kategori Pagu Sedang

BACA JUGA:Well Service Sumur PBM-025, PEP Prabumulih Field Berhasil Tingkatkan Produksi Migas di Struktur Prabumulih Bar

Dalam sambutannya, Manager PHE OKRT Field Heri Prayogo menegaskan bahwa keselamatan kerja tidak hanya ditentukan oleh sistem, prosedur, maupun kecanggihan peralatan yang digunakan, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh kondisi kesehatan dan kebugaran setiap pekerja.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menegaskan bahwa healthy worker is safe worker.

Pekerja yang sehat secara fisik dan mental akan mampu bekerja dengan lebih fokus, produktif, serta meminimalkan risiko terjadinya kecelakaan kerja,” ungkap Heri Prayogo di hadapan peserta.

Menurutnya, industri hulu minyak dan gas (migas) memiliki tingkat risiko tinggi sehingga membutuhkan kesiapan optimal dari seluruh pekerja.

BACA JUGA:Cek Kedisiplinan ASN Kantor Camat Prabumulih Utara, Inspektorat Dapati 85 Persen ASN Terlambat dan Tak Hadir

BACA JUGA:Semrawut, Bapenda dan Sat Pol PP Turun Tangan Tertibkan Baliho Tak Berizin di Jalan Jendsu

Oleh sebab itu, perusahaan terus mendorong budaya keselamatan yang tidak hanya berbasis sistem manajemen, tetapi juga berbasis kesadaran individu terhadap pentingnya menjaga kesehatan.

Heri juga menekankan bahwa kesehatan fisik dan mental merupakan fondasi utama dalam mendukung keselamatan kerja di lingkungan operasional migas yang dinamis dan penuh tantangan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: