Iklan Astra Motor

Kentang Mustofa, Dari Camilan Warteg Hingga Viral di Media Sosial

Kentang Mustofa, Dari Camilan Warteg Hingga Viral di Media Sosial

Renyah, pedas, dan manis-Fhoto: Istimewa-

PALPOS.CO - Di balik ragam makanan Indonesia yang beragam, ada satu camilan sederhana yang belakangan jadi perbincangan publik: kentang mustofa.

Makanan berbasis kentang ini kini telah melewati transformasi dari lauk rumah makan sederhana menjadi fenomena kuliner — bahkan masuk dalam diskusi media sosial, menu katering, hingga kritik masyarakat terhadap menu program sosial.

“Kentang mustofa” sebenarnya bukan nama yang sering kita dengar di buku masak formal, tetapi nama ini mulai dikenal luas berkat cerita dan asal‑usulnya yang menarik.

Menurut sejumlah sumber, makanan ini dinamai dari seorang koki bernama Opo Mustofa, yang konon bekerja sebagai juru masak di Istana Kepresidenan Cipanas pada masa pemerintahan Presiden Soekarno di era 1960‑an.

BACA JUGA:Sup Telur, Hidangan Sederhana yang Hangatkan Tubuh dan Hati

BACA JUGA:Dimsum Isi Keju Semakin Digemari, Perpaduan Cita Rasa Asia dan Sentuhan Modern

Cerita di balik nama ini cukup khas: Mustofa dilaporkan menggunakan sisa‑sisa kentang yang ada di dapur istana dan diolah dengan cara diiris tipis lalu digoreng dan dibumbui balado.

Daripada dibuang begitu saja, Mustofa memutuskan untuk menciptakan sebuah hidangan yang akhirnya disukai oleh para penghuni istana.

Konon suatu ketika, sang Presiden bertanya soal “kentang mustofa” karena hidangan itu sempat absen di meja makan.

Sejak saat itulah nama makanan ini semakin dikenal luas — tidak hanya sebagai makanan istana, tetapi juga sebagai camilan rakyat yang sering dijual di warteg dan kedai kecil di seluruh Indonesia.

BACA JUGA:Ikan Patin Goreng Balado Kian Digemari, Perpaduan Gurih dan Pedas yang Menggugah Selera

BACA JUGA:Kwetiau Goreng, Hidangan Sederhana yang Menjadi Favorit di Berbagai Kalangan

Meski terdengar unik dan punya latar sejarah yang menarik, kentang mustofa juga tak lepas dari kritik.

Belum lama ini, beberapa orang tua siswa di Magelang menyuarakan keberatan mereka terhadap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan di sekolah mereka, salah satunya karena penyertaan kentang mustofa dalam menu tersebut.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: