Iklan Astra Motor

BBPOM: Takjil di Kayuagung Aman Konsumsi

BBPOM: Takjil di Kayuagung Aman Konsumsi

BBPOM Kota Palembang saat melakukan pemeriksaan keamanan pangan yang dijual oleh pedagang di kawasan Kota Kayuagung.-Foto:dokumen palpos-

OKI,PALPOS.CO - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Kota Palembang memastikan takjil yang di jual di kawasan Kota Kayuagung aman untuk dikonsumsi.

Hal itu berdasarkan hasil pemeriksaan keamanan pangan BPOM bersama Pemerintah Kabupaten OKI terhadap berbagai takjil yang dijual pedagang di kawasan Kayuagung tersebut, Jum'at, 6 Maret 2026.

Pemeriksaan dilakukan menggunakan mobil laboratorium keliling untuk memastikan makanan yang dikonsumsi masyarakat aman dari bahan berbahaya.

Dalam kegiatan itu, petugas melakukan uji cepat (rapid test kit) terhadap sekitar 20 sampel makanan dan minuman yang dijual pedagang takjil. 

BACA JUGA:Polres OKI Lakukan Penanaman Jagung Serentak Kuartal I 2026

BACA JUGA:Hangatnya Kebersamaan Ramadan: Lapas Kayuagung Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim

Sampel yang diperiksa di antaranya cendol, cincau, berbagai minuman berwarna mencolok, es campur, serta makanan seperti pempek, tahu isi, sosis, dan bakso bakar.

Pengujian difokuskan pada kemungkinan kandungan bahan berbahaya yang dilarang digunakan dalam pangan, seperti formalin, boraks, rhodamin B, dan kuning metanil.

Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh sampel yang diuji dinyatakan negatif (-) dari bahan berbahaya tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten OKI, Muhammad Lubis mengatakan, kegiatan itu merupakan upaya pemerintah untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam mengonsumsi jajanan selama Ramadan.

BACA JUGA:Melalui Gerakan Indonesia Asri, Koramil 402-10/Kayuagung Tanamkan Kepedulian Lingkungan

BACA JUGA:Rumah Dipugar, Kepercayaan Diri Dipulihkan: Jalan Aisyah Kembali ke Sekolah

“Melalui kegiatan ini kita ingin memastikan bahwa makanan dan minuman yang dijual kepada masyarakat, khususnya takjil, benar-benar aman untuk dikonsumsi,” ujar Lubis.

Ia juga mengimbau para pedagang untuk tetap menjaga kualitas dan keamanan pangan yang dijual.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: