Tiga Hari Berturut-turut Listrik Padam, Warga Lubuklinggau Mengeluh, UMKM Terdampak
Warga mengeluhkan pemadaman listrik PLN dalam durasi lama 3 hari berturut-turut. -Foto: Hanya ilustrasi bukan foto sebenarnya.-
LUBUKLINGGAU, PALPOS.CO – Pemadaman listrik yang terjadi selama tiga hari berturut-turut di Kota Lubuklinggau menuai keluhan dari warga.
Pemadaman dengan durasi cukup lama tersebut dinilai telah mengikis kesabaran masyarakat, bahkan memicu kritik terhadap pelayanan pihak PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero Unit Layanan Pelanggan (ULP) Lubuklinggau yang dianggap belum mampu memberikan layanan listrik yang stabil.
Pasalnya, pemadaman yang terjadi tidak hanya mengganggu aktivitas sehari-hari, tetapi juga berdampak langsung pada sektor perekonomian masyarakat.
Dampak paling terasa dialami pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) yang sangat bergantung pada pasokan listrik untuk operasional.
BACA JUGA:Wisata Lubuklinggau Ramai Usai Lebaran, Air Terjun Temam dan Bukit Sulap Mulai Sepi
BACA JUGA:Dua Pengedar Ekstasi Diciduk Polisi dalam Penggerebekan Cafe di Petanang
Mulai dari usaha frozen food, warung makanan dan minuman dan lainnya.
Seperti yang diungkapkan Tono, pemilik warung manisan di Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Kamis 26 Maret 2026.
Ia mengaku mengalami kerugian akibat pemadaman listrik yang berkepanjangan.
“Gara-gara mati lampu terus-terusan, es krim di freezer mencair. Akibatnya berubah bentuk dan anak-anak tidak mau beli lagi,” keluhnya.
BACA JUGA:Tradisi Ziarah Kubur Saat Lebaran di Lubuklinggau, Wujud Doa dan Silaturahmi Lintas Generasi
BACA JUGA:Polres Lubuklinggau Bantu Derek Mobil Pemudik Asal Baturaja Tujuan Sumatera Barat
Selain merugikan pelaku usaha, pemadaman listrik juga berdampak pada terganggunya layanan publik.
Aktivitas di sejumlah instansi pemerintahan ikut terhambat karena ketergantungan terhadap listrik dalam pelayanan administrasi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:






