Arus Mudik–Balik Lebaran 2026 di Muba Sukses Total: Aman, Tertib, dan Lancar Berkat Sinergi Semua Pihak
Kapolres Musi Banyuasin, AKBP Ruri Prastowo. -Foto:dokumen palpos-
SEKAYU, PALPOS.CO – Pelaksanaan arus mudik dan arus balik Lebaran tahun 2026 di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin resmi berakhir dengan hasil yang menggembirakan.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar, mencerminkan kesiapan serta dedikasi tinggi aparat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras jajaran Polres Musi Banyuasin bersama berbagai instansi terkait yang bersinergi mengawal mobilitas masyarakat selama momen Hari Raya.
Sejak dimulainya Operasi Ketupat Musi 2026, personel telah disiagakan di sejumlah titik strategis, mulai dari jalur rawan kemacetan, lokasi rawan kecelakaan, hingga pusat keramaian.
BACA JUGA:Langkah Sigap Lapas Sekayu: 25 Warga Binaan Jalani Skrining HIV dan TBC untuk Cegah Penularan
BACA JUGA:Full Scholarship! Pemkab Muba Buka Peluang Beasiswa Kuliah Gratis untuk Tekan Pengangguran
Kapolres Musi Banyuasin, AKBP Ruri Prastowo, mengungkapkan bahwa secara umum pelaksanaan arus mudik dan balik tahun ini berjalan dengan sangat baik, meskipun terjadi peningkatan volume kendaraan yang cukup signifikan.
“Alhamdulillah, arus mudik dan balik tahun ini berjalan lancar. Situasi tetap terkendali berkat sinergi semua pihak.
Operasi Ketupat Musi 2026 telah berakhir pada 25 Maret 2026 dan dilanjutkan dengan kegiatan KRYD (Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan),” ujarnya.
Berbagai langkah strategis telah dilakukan guna memastikan kelancaran arus lalu lintas, di antaranya pengaturan lalu lintas secara intensif, rekayasa arus kendaraan di titik-titik padat, serta pendirian pos pengamanan dan pos pelayanan di sejumlah lokasi vital.
BACA JUGA:WFA Diterapkan di Muba, Layanan Publik Dijaga Tetap Berjalan
BACA JUGA:Pelayanan Kesehatan Tetap Prima Pasca Lebaran, Bupati Muba Tinjau Langsung Puskesmas
Fokus pengamanan meliputi jalur lintas timur (Jalintim), jalur alternatif, terminal, hingga pusat aktivitas masyarakat.
Selain itu, pendekatan humanis juga menjadi prioritas dalam pelaksanaan tugas di lapangan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:






