Iklan Banner Pemprov - Idul Fitri 1 Syawal 1447 H
Iklan Banner Idul Fitri 1447 Empat Lawang
Iklan Astra Motor

Jalan Penghubung Antar Desa di OKU Nyaris Putus Akibat Longsor

Jalan Penghubung Antar Desa di OKU Nyaris Putus Akibat Longsor

Petugas memasang rambu-rambu peringatan dini di jalan Desa Negeri Sindang, Kabupaten OKU yang longsor.-Foto:Eko palpos-

BATURAJA, PALPOS.CO - Jalan penghubung Desa Rantau Kumpai dengan Desa Negeri Sindang, Kecamatan Sosoh Buay Rayap nyaris putus akibat longsor hingga mengganggu aktivitas masyarakat di daerah itu.

"Hujan deras yang terjadi pagi kemarin sekitar pukul 09.00 WIB menyebabkan jalan amblas akibat longsor," kata Manager Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU, Gunalfi, Jumat (3/4).

Dia mengatakan bahwa longsor di badan jalan sedalam 1,5 meter dengan panjang 6 meter ke kiri dan kanan di lokasi memaksa kendaraan roda empat harus melintas di jalur tersebut secara bergantian.

Beruntung dalam musibah tersebut tidak menimbulkan korban jiwa karena saat longsor terjadi kondisi jalanan sedang sepi.

BACA JUGA:Bulog OKU Siapkan 2.290 Ton Beras Bantuan Pangan Untuk Dua Kabupaten

BACA JUGA:Berlakukan WFH Setiap Jum'at, Bupati OKU Pastikan Pelayanan Tetap Maksimal

BPBD OKU telah menerjunkan personel ke lokasi longsor untuk melakukan kaji cepat lintas sektor guna mengantisipasi longsor susulan.

Pihaknya melaksanakan penanganan sementara dengan membersihkan sisa material longsor dan meratakan bebatuan atau tanah di sekitar wilayah longsor dengan alat berat.

Petugas di lapangan juga memasang rambu-rambu peringatan dini di sekitar lokasi longsor untuk mengedukasi masyarakat, terutama para pengendara agar lebih berhati-hati saat melintas di jalur tersebut.

Para pengendara disarankan untuk berhenti sejenak jika turun hujan sebelum melanjutkan perjalanan guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.

BACA JUGA:Kasus 6 Kios Pasar Pucok OKU Dipolice Line, Polisi Turun Lagi Olah TKP

BACA JUGA:Menuju Nindya, OKU Perkuat Persiapan Penilaian Kabupaten Layak Anak 2026

"Pusdalops BPBD OKU saat ini meningkatkan pemantauan terhadap tinggi muka air Sungai Ogan dan Sungai Lengkayap 1x24 jam untuk mengantisipasi peningkatan yang dapat menyebabkan longsor semakin parah," ujarnya. (len)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: