Sekolah Energi Berdikari Bentuk Agen Lingkungan di SMA 14 Palembang
Sekolah Energi Berdikari Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Bentuk Agen Perubahan Lingkungan di SMA 14 Palembang-Foto:dokumen palpos-
PALPOS.CO - Upaya membangun kesadaran lingkungan tidak dapat ditunda, terutama di tengah meningkatnya tantangan perubahan iklim dan degradasi lingkungan.
Pendidikan menjadi fondasi penting dalam menanamkan nilai keberlanjutan, sekaligus membentuk generasi yang tidak hanya peduli, tetapi juga mampu menghadirkan solusi nyata.
Transformasi tersebut tercermin di SMA Negeri 14 Palembang. Sekolah yang sebelumnya dihadapkan pada persoalan banjir dan rendahnya kesadaran pengelolaan sampah, kini bertransformasi menjadi ruang belajar yang menanamkan praktik hidup berkelanjutan.
Perubahan ini tidak terjadi secara instan, melainkan melalui konsistensi para pendidik dalam membangun kesadaran kolektif di kalangan siswa.
BACA JUGA:Bank Sumsel Babel Dukung Penguatan Wastra Sumsel dalam Rakon PKK dan Rakerda Dekranasda 2026
BACA JUGA:Langkah Awal Penilaian IRH 2026, Kemenkum Sumsel Ikuti Kick-Off Pengunggahan Data
“Kami percaya perubahan dimulai dari kebiasaan kecil yang dilakukan secara terus-menerus.
Peran sekolah adalah menanamkan nilai itu agar menjadi bagian dari karakter siswa,” ujar Kepala Sekolah SMA Negeri 14 Palembang, Harry Susanty.
Saat ini, praktik ramah lingkungan telah menjadi bagian dari keseharian warga sekolah.
Penggunaan tumbler, pengurangan plastik sekali pakai, serta keterlibatan aktif siswa dalam pengelolaan lingkungan menjadi cerminan perubahan perilaku yang terbangun secara sistematis.
BACA JUGA:Kemenkum Sumsel Dorong Percepatan Program dan Kinerja
BACA JUGA:Wagub Cik Ujang Ajak Masyarakat Kirim Doa, Kenang 40 Hari Wafatnya Alex Noerdin
Pendekatan ini diperkuat melalui integrasi pendidikan lingkungan dalam proses pembelajaran.
Pengakuan atas komitmen tersebut diwujudkan melalui capaian Sekolah Adiwiyata Tingkat Nasional pada 2023.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




