Iklan BANNER SUMSEL MAJU TERUS UNTUK SEMUA
Iklan Banner Hari Pers Nasional - Empat Lawang
Iklan Astra Motor

Dirut Baru Tirta Musi Bidik Target 100% Air Bersih dan Digitalisasi Target Setor PAD Rp60 Miliar

Dirut Baru Tirta Musi Bidik Target 100% Air Bersih dan Digitalisasi Target Setor PAD Rp60 Miliar

Dirut Baru Tirta Musi Bidik Target 100% Air Bersih dan Digitalisasi -Foto:dokumen palpos-

PALEMBANG, PALPOS.CO – Era baru dimulai di Perumda Tirta Musi. Usai resmi dilantik oleh Wali Kota Palembang Ratu Dewa, Ir. Teddy Andrian, S.T., IPM, ASEAN Eng, langsung tancap gas dengan visi besar.

Tak tanggung-tanggung, pria yang kini menjabat sebagai Direktur Utama ini mematok target menuntaskan air bersih hingga 100% dan mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi Rp60 miliar.

Teddy menyadari bahwa saat ini masih ada sekitar 13-15 persen warga Palembang yang belum menikmati layanan air bersih. Dalam 100 hari kerja pertamanya, pemerataan layanan jadi target khusus.

"Untuk mengejar cakupan layanan hingga 100 persen, diperkirakan butuh anggaran sekitar Rp100 miliar untuk infrastruktur pipa.

BACA JUGA:PTBA Cetak Pertumbuhan Operasional, Produksi dan Penjualan Meningkat di Tengah Dinamika Harga Global 2025

BACA JUGA:Edukasi Publik tentang Pertambangan Berkelanjutan, PTBA Dukung Film Dokumenter “The Mind Journey”

Kami akan lakukan bertahap, dan progresnya sudah mulai terlihat di tahun 2026 ini," ujar Teddy optimis, Jumat (10/4/2026).

Demi mewujudkan hal tersebut, Tirta Musi tidak hanya mengandalkan kas internal, tetapi juga membuka peluang pendanaan dari pihak ketiga guna mempercepat pembangunan jaringan.

Sebagai salah satu BUMD paling sehat, Tirta Musi punya rapor hijau dengan deviden Rp55 miliar pada 2025. Namun, di tangan Teddy, standar tersebut dinaikkan.

Ia menargetkan setoran deviden ke kas daerah melonjak menjadi  Rp 60 miliar

BACA JUGA:Wali Kota Tinggalkan Mobil Dinas, ASN Wajib Naik Angkot!

BACA JUGA:Palembang Gandeng University of Colorado Perkuat Implementasi Pendidikan Inklusif

Bukan itu saja, Teddy juga menargetkan 15.000 sambungan baru di tahun 2026 (saat ini sudah terealisasi 2.000 sambungan di Kalidoni dan Tanjung Barangan).

Pihaknya juga akan melakukan efisiensi anggaran dengan memangkas biaya perjalanan dinas yang tidak mendesak.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: