Iklan BANNER SUMSEL MAJU TERUS UNTUK SEMUA
Iklan Banner Hari Pers Nasional - Empat Lawang
Iklan Astra Motor

Banjir Rendam Baturaja Timur, 90 KK Terima Bantuan Sembako dari Pemkab OKU

Banjir Rendam Baturaja Timur, 90 KK Terima Bantuan Sembako dari Pemkab OKU

Camat Baturaja Timur, Doni Heridadi saat menyalurkan bantuan sembako ke korban banjir di wilayahnya.-Foto:Eko palpos-

BATURAJA, PALPOS.CO - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) bergerak cepat merespons bencana banjir akibat luapan Sungai Ogan yang merendam sejumlah wilayah di Kecamatan Baturaja Timur.

Sebanyak 90 Kepala Keluarga (KK) terdampak kini telah menerima bantuan berupa beras dan paket sembako.

Penyaluran bantuan dilakukan pada Kamis (16/04), melalui Camat Baturaja Timur, Doni Heridadi, yang turun langsung ke lokasi terdampak untuk memastikan bantuan diterima oleh warga yang membutuhkan.

Bupati OKU, Teddy Meilwansyah, menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang dialami masyarakat. 

BACA JUGA:Banjir Meluas di Dua Desa di Kabupaten OKU

BACA JUGA:Pasca Video Viral, Kakek Tukang Ojek-Keluarga Siswi SMP di Baturaja OKU Berdamai

Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu meringankan beban warga di tengah kondisi lingkungan yang masih tergenang air.

“Pemerintah memahami kondisi sulit yang sedang dihadapi warga. Semoga bantuan ini bisa membantu kebutuhan sehari-hari dan kita semua berharap air segera surut agar aktivitas kembali normal,” ujar Teddy.

Selain menyalurkan bantuan logistik, Pemkab OKU juga telah mengerahkan tim dari BPBD OKU untuk melakukan pemantauan dan penanganan di lapangan.

Berbagai peralatan penanggulangan bencana turut disiagakan, termasuk perahu evakuasi bagi warga yang membutuhkan.

BACA JUGA:Petani di OKU Diserang Beruang saat Menyadap Karet, Begini Kondisi Korban

BACA JUGA:Seorang Warga OKU Diserang Beruang di Kebun Karet

“Tim sudah kita turunkan, begitu juga peralatan penyelamatan. Jika ada warga yang harus dievakuasi, kita sudah siapkan perahu,” tegasnya.

Lebih lanjut, pemerintah daerah terus memantau ketinggian air Sungai Ogan dan Sungai Lengkayap melalui alat ukur yang tersebar di sejumlah titik.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: