Iklan BANNER SUMSEL MAJU TERUS UNTUK SEMUA
Iklan Banner Hari Pers Nasional - Empat Lawang
Iklan Astra Motor

Bulog Salurkan 2.290 Ton Beras Bantuan Pangan di Dua Kabupaten

Bulog Salurkan 2.290 Ton Beras Bantuan Pangan di Dua Kabupaten

Perum Bulog OKU saat menyalurkan bantuan pangan kepada warga di dua kabupaten.-Foto:Eko palpos-

BATURAJA, PALPOS.CO - Perum Bulog Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) menyalurkan sebanyak 2.290 ton beras bantuan pangan untuk ratusan ribu warga penerima manfaat di dua kabupaten yaitu OKU Timur dan OKU Selatan.

"Hari ini bantuan pangan mulai kami salurkan untuk dua kabupaten di Sumsel tersebut," kata Kepala Bulog OKU, Junirman melalui Asisten Manager SPHP, Rozali, Selasa (21/4).

Dia menjelaskan, bantuan pangan diberikan pemerintah dalam upaya menekan lonjakan harga beras di pasaran sekaligus untuk mengatasi kemiskinan ekstrem.

Sebanyak 2.290 ton beras didistribusikan kepada 114.519 Penerima Bantuan Pangan (PBP) yang terdaftar di Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sesuai Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025.

BACA JUGA:Warga 5 Desa di OKU Inisiatif Perbaiki Jalan Pakai Dana Swadaya

BACA JUGA:Warga Protes, Kadin Dispora Sebut Pasar Malam Nambah PAD

Selain beras, pihaknya juga menyalurkan sebanyak 458.076 liter minyak goreng untuk alokasi bantuan periode Februari-Maret 2026.

Masing-masing kabupaten disalurkan sebanyak 1.492 ton beras dan 298.572 liter minyak goreng untuk Kabupaten OKU Timur.

Sedangkan, Kabupaten OKU Selatan dengan jumlah alokasi sebanyak 797 ton beras dan 159.504 liter minyak goreng.

Dalam program ini setiap PBP menerima bantuan beras dari pemerintah sebanyak 20 kilogram dan 4 liter minyak goreng yang disalurkan sesuai dengan ketentuan.

BACA JUGA:Api Hanguskan Toko Material di Kota Baturaja

BACA JUGA:PLN Baturaja Jemput Bola, Siapkan Listrik Andal untuk Koperasi Desa Merah Putih di 5 Desa OKU

Menurutnya, beras yang disalurkan dipastikan sangat layak dikonsumsi karena telah dilakukan pengecekan kualitas terlebih dahulu sebelum didistribusikan kepada masyarakat penerima bantuan di dua kabupaten itu.

"Dalam proses penyalurannya kami melibatkan pemerintah kecamatan masing-masing agar lebih cepat dan tepat sasaran tersalurkan kepada warga yang berhak menerima bantuan tersebut," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: