Sinergi Aktivis dan DLH Revitalisasi Hutan Kota
GOTONG ROYONG : Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Muara Enim, berkolaborasi dengan sejumlah aktivis lingkungan menggelar aksi gotong royong di Hutan Kota.-Foto:dokumen palpos-
MUARA ENIM, PALPOS.CO - Menyambut peringatan Hari Lingkungan Hidup (HLH) Sedunia yang jatuh pada Juni mendatang, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Muara Enim, berkolaborasi dengan sejumlah aktivis lingkungan menggelar aksi gotong royong di Hutan Kota Sungai Aur, Jumat 24 April 2026.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala DLH Muara Enim beserta jajaran, serta perwakilan dari berbagai organisasi masyarakat dan yayasan lingkungan, seperti Gemasulih, Serasan Hijau, Yayasan Gigih Berani Indonesia, Fokal, dan komunitas hijau lainnya.
Kepala DLH Muara Enim, Dr H Rinaldo, menjelaskan bahwa aksi bersih-bersih ini merupakan bagian dari rangkaian menuju puncak HLH Sedunia. Ia menegaskan komitmen pemerintah untuk mengubah citra kawasan tersebut.
"Kami ingin menghapus stigma negatif Hutan Kota Sungai Aur yang selama ini kerap dijuluki 'Taman Aibon'.
BACA JUGA:Motor vs Bus, Dua Pelajar Luka Berat
BACA JUGA:Ratusan Warga Serbu Sembako Murah GPM dan OPM
Target ke depan, lokasi ini akan ditata menjadi pusat edukasi dan destinasi wisata bagi warga Muara Enim melalui kerja sama dengan pihak ketiga," ujar Rinaldo.
Sementara itu, Ketua Umum Gerakan Masyarakat Suka Lingkungan Hidup (Gemasulih), Andi Candra, S.E., menyatakan apresiasinya terhadap inisiatif DLH.
Menurutnya, aksi ini adalah tindak lanjut nyata dari kesepakatan bersama untuk menyukseskan perayaan HLH di lokasi tersebut.
"Saya berharap seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) turut memberikan dukungan penuh terhadap lingkungn," ujar Andi didsmpingi Ketua Yayasan Gigih Berani Indonesia Sumsel, Natan.
BACA JUGA:Geger, Warga Gelumbang Temukan Mayat Lansia di Kebun Karet
BACA JUGA:Diduga Sakit, Busnan Ditemukan Tewas
Lanjutnya, penataan hutan kota diharapkan mampu mempercantik wajah kabupaten dan menjadi ikon kebanggaan daerah.
Oleh karena itu, dirinya meminta dinas terkait untuk menunjukkan keseriusan dalam pemeliharaan jangka panjang, di mana para aktivis siap menjadi pelaksana di lapangan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




