Buka Inkubi Sultan Muda 2026, Gubernur Herman Deru Tekankan Mental Usaha dan Kualitas Produk UMKM
Buka Inkubi Sultan Muda 2026, Gubernur Herman Deru Tekankan Mental Usaha dan Kualitas Produk UMKM-Foto:dokumen palpos-
PALEMBANG, PALPOS.CO — Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, membuka secara resmi program Inkubi Sultan Muda Sumsel 2026 bertajuk Digital Klickstart: Mencetak Sultan Muda Go Digital Berdaya Saing, Jumat (24/04/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Herman Deru menegaskan bahwa keberhasilan UMKM tidak hanya ditentukan oleh digitalisasi, tetapi juga oleh mental dan kemauan kuat pelaku usaha dalam mengembangkan bisnisnya.
“Tidak ada gunanya fasilitasi oleh BI, OJK, pemkot, atau pemprov jika pelaku usaha tidak memiliki keinginan kuat untuk berusaha.
Digital itu sarana untuk mempermudah dan mempercepat pengembangan usaha. Kita harus menjadi pemenang, menjadi pengendali usaha,” ujarnya.
BACA JUGA:Gubernur Herman Deru–Wagub Cik Ujang Sukses Tekan Kemiskinan, Sumsel Raih Penghargaan Nasional 2026
BACA JUGA:Kemenkum Sumsel Cetak Sertifikat Apostille untuk Dokumen Kerja ke Mancanegara
Ia menambahkan, digitalisasi memang penting sebagai sarana memperluas pasar dan meningkatkan efisiensi.
Namun, tanpa kualitas produk yang baik, upaya tersebut tidak akan memberikan hasil optimal.
“Mutu produk harus dijaga. Percuma jago digital kalau barangnya tidak berkualitas,” tegasnya.
Herman Deru juga mengingatkan agar program inkubasi tidak berhenti pada kegiatan seremonial, melainkan berlanjut dengan pemantauan dan pendampingan yang berkesinambungan, terutama dalam menjaga standar mutu produk UMKM.
BACA JUGA:Kemenkum Sumsel Kawal Penyusunan Raperwali Pengelolaan Sampah
BACA JUGA:Gubernur Herman Deru Tekankan Pencegahan Dini dan Kesamaan Persepsi Hadapi Karhutla 2026
Ia turut mengapresiasi langkah Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan yang telah menginisiasi program ini, serta mengajak generasi muda untuk menjadi “Sultan Muda” yang kreatif, inovatif, dan berdaya saing.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumsel, Bambang Pramono, menjelaskan bahwa program ini diikuti oleh 600 pendaftar dan setelah proses kurasi terpilih 150 peserta UMKM.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




