Iklan BANNER SUMSEL MAJU TERUS UNTUK SEMUA
Iklan Banner Hari Pers Nasional - Empat Lawang
Iklan Astra Motor

Pantisipasi Asap Karhutla, Muara Enim Siaga 123 Hari

Pantisipasi  Asap Karhutla, Muara Enim Siaga 123 Hari

RAKOR : Bupati Muara Enim H Edison menghadiri rapat koordinasi pengendalian karhutla Provinsi Sumatera Selatan yang di Graha Bina Praja, Palembang.-foto:dokumen palpos-

MUARA ENIM, PALPOS.CO - Nupati MUARA ENIM, H Edison, menegaskan kesiapan daerahnya menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan menetapkan status siaga darurat selama 123 hari, mulai 1 Mei hingga 31 Agustus 2026. 

Penetapan ini disampaikan sebagai langkah antisipasi menghadapi puncak musim kemarau dalam rapat koordinasi pengendalian karhutla Provinsi Sumatera Selatan yang dipimpin Gubernur H Herman Deru di Graha Bina Praja, Jumat 24 April 2026.

Bupati hadir bersama jajaran Forkopimda Muara Enim, yakni Kapolres AKBP Hendri Syaputra dan Dandim 0404 Letkol Kav Sahid Winagiri.

Rakor tersebut menyoroti karhutla sebagai ancaman serius terhadap ekonomi, kondisi lahan, dan tingkat kerawanan kebakaran di wilayah Sumsel.  

BACA JUGA:Bermodal GPS, Pecatan Polisi Curi Mobil Berlangsung Dramatis

BACA JUGA:Sinergi Aktivis dan DLH Revitalisasi Hutan Kota

Pemerintah Provinsi Sumsel sendiri telah menetapkan status siaga darurat bencana asap akibat karhutla sejak 22 April 2026 hingga 30 November 2026.

Menurut Bupati, langkah ini penting agar penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terpadu sesuai standar serta prosedur yang berlaku. 

Ia menekankan bahwa kesiapan daerah menjadi kunci untuk meminimalisir dampak bencana asap. 

Dan di prediksi musim kemarau tahun ini menunjukkan tingkat kerawanan yang cukup tinggi.

BACA JUGA:Motor vs Bus, Dua Pelajar Luka Berat

BACA JUGA:Ratusan Warga Serbu Sembako Murah GPM dan OPM

"Oleh karena itu, penetapan status siaga darurat di Muara Enim diharapkan mampu memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan," pungkasnya.

Sebagai bagian dari kesiapan, Muara Enim telah menyiapkan peralatan penanggulangan bencana, antara lain tiga unit mobil rescue, dua unit mobil tangki suplai berkapasitas 5.000 liter, 23 unit motor rescue, 30 unit pompa air, serta 200 roll selang air. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: