Tim SAR Temukan Jasad Anak Tenggelam di Sungai Ogan
Jasad Bela (6), korban tenggelam di Sungai Ogan dievakuasi ke rumah duka.-Foto:Eko palpos-
BATURAJA, PALPOS.CO - Tim SAR gabungan menemukan jasad Bela (6) yang dilaporkan tenggelam di Sungai Ogan kawasan Desa Ulak Pandan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatra Selatan sejak Kamis (30/4) sekitar pukul 17.00 WIB.
"Setelah dilakukan pencarian kurang dari 24 jam akhirnya jasad korban ditemukan siang kemarin sekitar pukul 12.30 WIB," kata Manager Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU, Gunalfi, Sabtu (2/5).
Dia mengatakan bahwa jasad Bela ditemukan mengambang di aliran sungai Desa Tuboan atau berjarak sekitar 15 kilometer dari lokasi awal korban dilaporkan tenggelam.
Operasi pencarian tersebut melibatkan Tim SAR gabungan dari BPBD OKU dan Basarnas OKU Raya serta dibantu masyarakat sekitar.
BACA JUGA:Dendam Lama Berujung Maut, Kapolres OKU Tegaskan Proses Hukum Pelaku Pembunuhan di Ulu Ogan
BACA JUGA:Tekan Lonjakan Harga Sembako, Bulog OKU Gelar Operasi Pasar Murah
Dalam melakukan pencarian pihaknya menerjunkan 14 orang personel untuk menyusuri sungai menggunakan tiga unit perahu karet dan peralatan lainnya.
"Awalnya pencarian difokuskan di sekitar lokasi korban tenggelam saja, namun kemudian tim menyebar hingga ke hulu sungai menggunakan perahu karet," jelasnya.
Tim gabungan dibantu masyarakat juga melakukan pencarian dengan cara berjalan kaki di pinggir sepanjang aliran sungai di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP).
"Saat ini jenazah korban sudah dievakuasi ke rumah duka untuk dimakamkan oleh pihak keluarga," jelasnya.
BACA JUGA:Bupati OKU Jalin Kerjasama Dengan BDPKN BPK Yogyakarta
BACA JUGA:Bocah 6 Tahun di Ulak Pandan OKU Hanyut di Sungai Ogan
Dalam kesempatan tersebut, ia kembali mengingatkan agar masyarakat terutama orang tua untuk mengawasi anaknya saat bermain di sekitar sungai supaya peristiwa serupa tidak terulang kembali.
"Apalagi saat ini arus Sungai Ogan cukup deras sehingga warga harus lebih waspada dan berhati-hati dengan tidak membiarkan anak-anak bermain sendiri di sekitar sungai," ujarnya. (len)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




