Iklan BANNER HUT PROVINSI SUMSEL KE 80
Iklan Banner Hari Pers Nasional - Empat Lawang
Iklan Astra Motor

Pemkab OKU Akan Bedah 300 Unit Rumah Tak Layak Huni Pada 2026

Pemkab OKU Akan Bedah 300 Unit Rumah Tak Layak Huni Pada 2026

Bupati OKU Teddy Meilwansyah luncurkan program Gebrak Rutilahu di Sepancar. Targetkan bedah 300 rumah sepanjang 2026 sebagai komitmen pengentasan kemiskinan. -Foto:Eko palpos-

BATURAJA, PALPOS.CO - Sebanyak 300 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) dipastikan bakal direnovasi pada tahun 2026.

Kepastian itu ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati OKU, Teddy Meilwansyah di RT 5 Kelurahan Sepancar Lawang Kulon, Selasa (5/5).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari launching Program Gerakan Bersama Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (GEBRAK RUTILAHU) Provinsi Sumatera Selatan, yang dilaksanakan serentak melalui zoom meeting bersama Gubernur Sumatera Selatan dan seluruh pemerintah kabupaten/kota se-Sumsel sebagai bentuk sinergi percepatan peningkatan kualitas hunian masyarakat.

Didampingi Kepala Dinas Perkim OKU, Muzaim Aliansyah, Bupati Teddy menegaskan bahwa program ini merupakan langkah nyata pemerintah dalam memastikan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dapat menikmati hunian yang layak, aman, dan sehat.

BACA JUGA:Pendataan Penerima MBG di Sekolah Sesuai Petunjuk BGN

BACA JUGA:Baznas OKU Gandeng BPS Integrasikan Data Mustahik

“Alhamdulillah tahun ini di OKU kita laporkan ke Pak Gubernur, ada 300 unit rumah yang akan kita bedah atau diperbaiki,” ujar Bupati.

Pemkab OKU sendiri telah menyiapkan dukungan pendanaan melalui APBD 2026.

Namun, keterbatasan anggaran daerah membuat pemerintah menggandeng berbagai pihak, termasuk dunia usaha melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) agar cakupan penerima manfaat semakin luas.

Bupati merinci, dari total 300 unit rumah tersebut terdiri dari 90 unit bersumber dari APBD, 200 unit dari APBN dan 10 unit dari CSR BUMN/BUMD.

BACA JUGA:Pustu Rp 854 Juta di OKU Terbengkalai, Dinkes Berdalih Anggaran dan Alkes Belum Siap

BACA JUGA:Ratusan Rumah Warga Desa Gunung Meraksa Terendam Banjir

Kontribusi CSR berasal dari berbagai pihak, yakni Bank Sumsel sebanyak 5 unit, APERSI 2 unit, REI 2 unit, serta BPR 1 unit.

Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah. Pemkab OKU menargetkan dukungan lanjutan dari BUMN dan BUMD lain sehingga total bantuan rumah layak huni pada 2026 bisa mencapai 320 unit.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: