Sensua Ekonomi 2026 di Sumsel Libatkan 7.800 Petugas. Tekan Data Akurat Jadi Dasar Kebijakan
Sensua Ekonomi 2026 di Sumsel Libatkan 7.800 Petugas. Tekan Data Akurat Jadi Dasar Kebijakan-Foto:Dokumen Palpos-
PALEMBANG, PALPOS.CO - Pentingnya sinergi seluruh jajaran pemerintah daerah dalam menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) menjadi dasar pengambilan kebijakan pembangunan di masa mendatang khususnya dalam pertumbuhan perekonomian.
Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) di Sumatera Selatan tengah berlangsung dengan masa pendataan door- to- door oleh Basan Pusat Statistik (BPS) hingga Agustus 2026 mendatang.
Kegiatan pendataan skala besar nantinya akan melibatkan sekitar 7.800 petugas untuk menjangkau jutaan rumah tangga dan pelaku usaha guna menghasilkan rata ekonomi uang akurat.
Adapun skala sensus yang menjadi sasaran bagi petugas mulai dari UMKM hingga skala besar yang akan berlangsung pertengah Juni ini.
BACA JUGA:Wagub Sumsel Cik Ujang Safari Jumat di Masjid Al-Ikhlas, Salurkan Bantuan dan Siapkan Hewan Kurban
BACA JUGA:Senggolan Saat Joget Berujung Maut, Anggota TNI Tewas Ditembak di Cafe Panhead Palembang
Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Moh. Edy Mahmud, saat ditemui usai launching Sensus Ekonomi 2026 yang dirangkaikan dengan Rapat Koordinasi (Rakor) Camat se-Sumatera Selatan di Griya Agung Palembang, Selasa (12/5/2026) lalu.
Mengampaikan, pembentukan Tim Terpadu Sensus Ekonomi di Sumsel menjadi langkah luar biasa dan dapat menjadi role model bagi provinsi lain di Indonesia.
Sumsel memiliki potensi besar untuk berkembang lebih maju, terlebih sebagai daerah lumbung pangan dan lumbung energi nasional.
“Sensus ekonomi ini milik kita bersama, sehingga perlu kolaborasi seluruh stakeholder. Kami berharap BPS kabupaten/kota terus berkoordinasi dengan kepala daerah,” tuturnya.
BACA JUGA:Gubernur Herman Deru Titip Empat Pesan Penting untuk Komedian saat Pelantikan Pengurus PaSKI Sumsel
Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru bersama Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang menegaskan Pemerintah Provinsi Sumsel dan jajaran camat hingga tingkat kabupaten telah menginstruksikan pengawalan penuh guna memastikan validitas dan akurasi data.Tujuan Strategis.
Data yang terkumpul akan menjadi landasan utama bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan ekonomi, penyaluran bantuan yang tepat sasaran, serta arah pembangunan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:





