Iklan BANNER HUT PROVINSI SUMSEL KE 80
Iklan Banner Hari Pers Nasional - Empat Lawang
Iklan Astra Motor

Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil, TPID OKUT Sidak Pasar

Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil, TPID OKUT Sidak Pasar

Tim Pengendalian Inflasi Daerah OKU Timur lakukan Sidak ke Pasar Martapura-Foto:Dokumen Palpos-

MARTAPURA, PALPOS.CO - Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 H, stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjadi perhatian utama masyarakat.

Di tengah meningkatnya kebutuhan rumah tangga, Pemerintah Kabupaten OKU Timur memilih memastikan kondisi pasar tetap aman dengan turun langsung memantau distribusi dan harga kebutuhan pokok di lapangan.

‎Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten OKU Timur melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke sejumlah titik pasar dan gudang penyimpanan bahan pokok, Senin (18/5/2026). 

‎Sidak dipimpin langsung Sekretaris Daerah OKU Timur H. Rusman, S.E., M.M., dimulai dari Pasar Martapura hingga berakhir di Gudang Bulog.

BACA JUGA:‎PAW Dharma Wanita Persatuan OKUT, Monica Rusman Resmi Jabat Ketua

BACA JUGA:‎Pencanangan GEBRAK RATILAHU, 25 Rumah di OKU Timur Akan Diperbaiki

‎Pemerintah tidak hanya memantau harga, tetapi memastikan sendiri kondisi riil kebutuhan masyarakat menjelang Idul Adha.

Bersama unsur Polres dan tim lainnya, tim turun langsung untuk mengecek stabilitas pasokan serta potensi gejolak harga di lapangan.

‎“Seluruh tim kabupaten meninjau langsung dalam rangka sidak lapangan menjelang Hari Raya Idul Adha,” ujar Rusman.

‎Dari hasil pemantauan, sebagian besar harga kebutuhan pokok masih berada dalam kondisi relatif stabil. Harga beras tercatat berkisar Rp13.000 hingga Rp14.000 per kilogram. 

BACA JUGA:Tekankan Prinsip Keadilan dan Integritas Sebagai Landasan Pendidikan

BACA JUGA:Pesan Sabu Lewat WhatsApp, Pengecer di Buay Madang OKU Timur Dibekuk saat Transaksi

‎Sementara harga daging mengalami kenaikan, namun dinilai masih dalam batas wajar, dari sebelumnya Rp130.000-Rp140.000 menjadi sekitar Rp145.000 per kilogram.

“Kenaikannya tidak begitu signifikan. Bahkan masih ada pedagang yang menjual di harga Rp140.000 jika ditawar,” katanya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: