Iklan BANNER IDUL ADHA MEDIA 1447 H - PEMPROV SUMS
Iklan Banner Hari Pers Nasional - Empat Lawang
Iklan Astra Motor

Wujudkan Ketahanan Pangan, Panen 214 Kg Melon Belanda

Wujudkan Ketahanan Pangan, Panen 214 Kg Melon Belanda

PANEN : Kepala Lapas Kelas IIB Muara Enim Auliya Zulfahmi panen melon belanda-Foto:Dokumen Palpos-

MUARA ENIM, PALPOS.CO - Komitmen dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan oleh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Enim. 

Melalui program pembinaan kemandirian warga binaan, Lapas Muara Enim berhasil memanen sebanyak 214 kilogram melon Belanda yang dibudidayakan menggunakan metode hidroponik di Green House Sarana Edukasi Asimilasi.

Kepala Lapas Kelas IIB Muara Enim Auliya Zulfahmi, mengatakan bahwa keberhasilan panen tersebut merupakan bagian dari implementasi program ketahanan pangan yang menjadi salah satu fokus dalam 13 Program Akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas).

"Kita memberdayakan warga binaan untuk mendukung ketahanan pangan. Perawatan tanaman dilakukan setiap hari, mulai dari pemberian nutrisi hingga pengontrolan pH agar tanaman tumbuh optimal," ujar Auliya, Selasa 2 Juni 2026.

BACA JUGA:Bupati Ajak Elemen Masyarakat Perkokoh Persatuan dan Kawal Pembangunan

BACA JUGA:Rem Blong, Pasutri Tewas Tertimpa Truk

Menurutnya, panen melon Belanda tersebut menjadi bukti bahwa program ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan dapat berjalan dengan baik sekaligus memberikan manfaat nyata. 

Selain menghasilkan produk pertanian yang bernilai ekonomis, program ini juga menjadi sarana pembinaan keterampilan bagi warga binaan.

Auliya menjelaskan, warga binaan dilibatkan secara aktif dalam seluruh proses budidaya, mulai dari penanaman, perawatan hingga panen. 

Melalui keterlibatan tersebut, mereka tidak hanya belajar teknik bercocok tanam modern, tetapi juga dibekali keterampilan yang dapat menjadi bekal saat kembali ke masyarakat.

BACA JUGA:Panen 1,5 Ton Jagung di Lahan 2,25 Hektar

BACA JUGA:Ciptakan Rasa Aman di Tengah Masyarakat

"Keberhasilan panen ini merupakan hasil kerja keras warga binaan yang terus didampingi petugas.

Kami ingin program ketahanan pangan ini tidak hanya menghasilkan produk pertanian, tetapi juga menciptakan warga binaan yang memiliki keterampilan dan etos kerja yang baik," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: