Hilang 4 Hari, Ditemukan Mengambang di Sungai Enim
EVAKUASI : Personel Polres Muara Enim melakukan evakuasi jenazah korban ditemukan mengambang di Sungai Enim.-Foto:Dokumen Palpos-
MUARA ENIM, PALPOS.CO - Setelah dilaporkan hilang selama empat hari, RK (51), warga BTN Karang Asam, Kelurahan Tanjung Enim Selatan, Kecamatan Lawang Kidul, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia mengambang di aliran Sungai Enim, Sabtu 6 Juni 2026.
Jasad korban ditemukan mengambang di Sungai Enim, tepatnya di Kampung 2 Desa Tanjung Raja sekitar pukul 10.00 WIB oleh dua warga yang sedang memancing menggunakan perahu.
Kedua saksi, Alvin (20) dan Adam (18), awalnya tengah menyeberangi sungai saat melihat sesosok mayat perempuan tersangkut di tepian sungai dengan posisi terlentang.
Kondisi jasad saat ditemukan sudah membengkak dan mengeluarkan aroma tidak sedap. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada perangkat desa dan pihak kepolisian.
BACA JUGA:Dua Pelaku Pencurian Keramik Dibekuk
BACA JUGA:Amankan Hak Pemilih Pemula, Disdukcapil Jemput Bol
Warga bersama aparat selanjutnya mengevakuasi jasad ke pinggir sungai sebelum dibawa ke RSUD dr HM Rabain Muara Enim untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra melalui Kasat Reskrim AKP M Andrian yang disampaikan Kaur Identifikasi Bripka Suharianto mengatakan, korban berhasil diidentifikasi sebagai Rubiyah Kartini atau RK yang sebelumnya telah dilaporkan hilang oleh keluarganya.
"Korban sempat dilaporkan hilang oleh pihak keluarga dan terakhir terlihat pada tanggal 2 Juni 2026," ujar Suharianto.
Menurutnya, proses identifikasi dilakukan berdasarkan sejumlah ciri khusus yang masih dapat dikenali oleh keluarga korban, di antaranya adanya daging tumbuh atau kutil di telunjuk kanan dekat kuku, anting di telinga sebelah kiri, serta bekas operasi caesar.
BACA JUGA:Edukasi Siswa Berolahraga Untuk Kebersihan
BACA JUGA:Raiyen dan Cece Menangkan Bujang dan Gadis Muara Enim
"Dari hasil identifikasi sementara, korban diperkirakan telah meninggal dunia lebih dari 72 jam sebelum ditemukan," jelasnya.
Sementara itu, dokter RSUD dr HM Rabain Muara Enim, dr Geo Vanda, mengatakan hasil visum awal belum dapat memastikan penyebab kematian korban. Namun, ditemukan adanya luka akibat benda tumpul di area kepala.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:





