Iklan BANNER IDUL ADHA MEDIA 1447 H - PEMPROV SUMS
Iklan Banner Hari Pers Nasional - Empat Lawang
Iklan Astra Motor

Dinkes OKU Minta Masyarakat Terapkan PHBS Cegah Penyakit TBC

Dinkes OKU Minta Masyarakat Terapkan PHBS Cegah Penyakit TBC

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes OKU Andi Prapto.-Foto:Eko palpos-

BATURAJA, PALPOS.CO - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) meminta masyarakat di daerah itu untuk menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) guna mencegah penyebaran penyakit Tuberkulosis (TBC) yang rentan menyebar saat musim kemarau.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) OKU, Andi Prapto, Minggu (14/6) mengatakan bahwa kasus TBC di wilayah setempat tergolong tinggi di mana sepanjang Januari-Desember 2025 tercatat sebanyak 1.006 kasus.

Dia mengatakan, dari jumlah kasus positif tersebut tercatat 23 pasien meninggal dunia karena sebagian besar dari mereka tidak menyelesaikan pengobatan secara teratur.

"Kasus pasien sembuh pada 2025 cukup tinggi mencapai 90 persen. Untuk jumlah kasus tahun ini masih tahap pendataan," jelasnya.

BACA JUGA:BPBD OKU Padamkan Karhutla di Lengkiti dan Air Paoh

BACA JUGA:Kedapatan Bawa Senpi Ilegal, Petani di OKU Diciduk Polisi

Untuk menekan angka penyebarannya, pihaknya melakukan upaya pelacakan kasus sedini mungkin melalui pemeriksaan kontak erat pasien TBC.

Selain melakukan pelacakan kasus, kata dia, Dinkes OKU juga menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya menerapkan PHBS dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut dia, PHBS masih menjadi cara yang cukup ampuh dalam menangkal penyebaran berbagai penyakit menular dan tidak menular, termasuk TBC.

Pihaknya pun memberikan pengobatan Tuberkulosis Preventive Treatment (TPT) kepada masyarakat yang terinfeksi kuman mycobacterium tuberculosis agar kasus TBC dapat ditekan seminimal mungkin.

BACA JUGA:Feri Rizki Dipercaya Nahkodai PKB OKU 5 Tahun Kedepan

BACA JUGA:Dinas Pendidikan OKU Ancam Copot Kepala Sekolah yang Nekat Pungut Biaya Perpisahan

"Termasuk kami menjalin kolaborasi lintas program dalam penjaringan terduga TBC di jejaring internal fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes) agar Kabupaten OKU benar-benar bebas dari penyebaran penyakit tersebut," tegasnya.

Dia menjelaskan, Tuberkulosis atau yang juga dikenal dengan TBC adalah penyakit paru-paru akibat kuman mycobacterium tuberculosis.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: