Pemkab OKU Targetkan Renovasi 300 Unit RTLH
Dinas Perkim OKU jajaki sinergi CSR dengan PT SSP untuk penanganan RTLH.-Foto:Eko palpos-
BATURAJA, PALPOS.CO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ulu (OKU) pada tahun ini menargetkan merenovasi sebanyak 300 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) untuk direnovasi secara gratis.
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) OKU, Muzaim Alamsyah, Selasa (23/6) mengatakan bahwa program RTLH ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas hunian masyarakat kurang mampu agar lebih layak, aman dan sehat ditempati bersama keluarga.
Dia mengatakan, pada tahun ini pihaknya menargetkan merenovasi sebanyak 300 unit rumah warga melalui Program Gebrak Rutilahu.
"Selain bersumber dari APBD Kabupaten OKU, program ini juga sebagian pendanaannya bersumber dari CSR BUMN/BUMD," katanya.
BACA JUGA:BPBD OKU Evakuasi Korban Tenggelam di Sungai Ogan Desa Tanjung Dalam
BACA JUGA:Dispusip OKU Tingkatkan Tata Kelola Perpustakaan Sekolah
Untuk mengejar target tersebut, pihaknya menggandeng sejumlah BUMN dan BUMD yang beroperasi di Kabupaten OKU untuk turut andil membantu pemerintah mewujudkan impian masyarakat agar memiliki rumah yang layak ditempati bersama keluarga.
"Salah satunya kami sudah menyampaikan proposal kerja sama Corporate Social Responsibility (CSR) kepada PT Sumbagselenergi Sakti Pewali (SSP) yang beroperasi di Desa Keban Agung, Kabupaten OKU," ungkapnya.
Keberadaan perusahaan di OKU diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat sekitar, terutama dalam penyediaan hunian yang layak, aman, dan sehat.
Dia menjelaskan, renovasi rumah warga miskin tersebut mulai dari perbaikan atap, dinding hingga lantai bangunan agar layak ditempati bersama keluarga.
BACA JUGA:Tirta Raja Siagakan Mobil Suplai Air Bantu Tanggulangi Karhutla di OKU
BACA JUGA:Pemkab OKU Siagakan 300 Personel Untuk Penanggulangan Karhutla
Menurutnya, program RTLH menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat agar memiliki rumah yang layak huni.
Melalui program tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat dalam mewujudkan impian memiliki rumah yang sehat dan nyaman ditempati bersama keluarga.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:





