Iklan BANNER IDUL ADHA MEDIA 1447 H - PEMPROV SUMS
Iklan Banner Hari Pers Nasional - Empat Lawang
Iklan Astra Motor

Laka Maut, Pelajar Meninggal Usai Ditabrak Bus Karyawan PT MUM

Laka Maut, Pelajar Meninggal Usai Ditabrak Bus Karyawan PT MUM

LAKA LANTAS : Korban kecelakaan dilarikan ke RSUD Dr H Mohamad Rabain Muara Enim, namun nyawa korban tidak tertolong.-Foto:Dokumen Palpos-

MUARA ENIM, PALPOS.CO - Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Lintas Muara Enim–Tanjung Enim, Dusun I Desa Karang Raja, Kecamatan Muara Enim, Minggu 28 Juni 2026 sekitar pukul 17.40 WIB.

Seorang pelajar berusia 17 tahun meninggal dunia setelah sepeda motor yang dikendarainya bertabrakan dengan sebuah bus karyawan PT Manggala Usaha Manunggal (MUM).

Kasat Lantas Polres Muara Enim AKP Nadhya Nabilla didampingi Kanit Laka Ipda Tri Yudarta, mengatakan korban bernama Subagja (17), warga Dusun I Desa Karang Raja.

"Korban sempat mendapatkan perawatan di RSUD Dr H Mohamad Rabain Muara Enim akibat luka berat yang dideritanya, namun akhirnya meninggal dunia," ujar Kasat Lantas, Senin 29 Juni 2026.

BACA JUGA:Lahan 2 Hektare di Gelumbang Hasilkan 4 Ton Jagung

BACA JUGA:Muara Enim Raih Anjungan Eksterior Terbaik

Kasat Lantas menjelaskan, peristiwa bermula ketika Bus Karyawan PT MUM bernomor polisi BG 7228 DA yang dikemudikan Mahadi (64) melaju dari arah Tanjung Enim menuju Muara Enim.

"Setibanya di lokasi kejadian, bus diduga hendak mendahului sebuah mobil minibus berwarna putih yang mengerem di depannya," jelasnya. 

Kasat Lantas menerangkan, pada waktu bersamaan, dari arah berlawanan datang sepeda motor Yamaha F1ZR BG 6414 DE yang dikendarai korban.

"Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari. Sepeda motor menabrak bagian depan sebelah kanan bus," terangnya.

BACA JUGA:Muara Enim Perkuat PPA Lewat Pelatihan Relawan

BACA JUGA:Perluas Lapangan Kerja, Latih Pelaku UMKM

Akibat benturan tersebut, korban mengalami retak pada bagian atas kepala, luka robek di lutut kanan, serta sejumlah luka lecet pada kaki dan bibir.

"Korban sempat dilarikan ke RSUD Dr H Mohamad Rabain Muara Enim, namun nyawanya tidak tertolong," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: