Setelah Empat Bulan Buron, Pelaku Pencurian Sawit Menyerahkan Diri
Pelaku saat diamankan di kantor polisi-Foto:Eko palpos-
BATURAJA, PALPOS.CO – Setelah hampir empat bulan masuk dalam daftar pencarian polisi, seorang pelaku pencurian buah kelapa sawit di Kecamatan Lubuk Batang akhirnya menyerahkan diri kepada aparat kepolisian melalui keluarganya, Kamis (2/7) siang.
Pelaku berinisial ZN alias Ujang tersebut sebelumnya buron setelah aksi pencuriannya dipergoki langsung oleh pemilik kebun pada Maret lalu.
Kasus pencurian di area perkebunan sawit ini terjadi di Dusun Mandi Angin, Desa Gunung Meraksa, Kecamatan Lubuk Batang, Kabupaten Ogan Komering Ulu.
Tersangka ZN memutuskan menyerahkan diri setelah pihak keluarga mengonfirmasi keberadaannya di rumah dan berkoordinasi dengan petugas Kepolisian Sektor Lubuk Batang.
BACA JUGA:Masuk Lewat Plafon, Polisi Tangkap Pelaku Pembobol Rumah Kosong di Lubuk Batang
BACA JUGA:Kurir Ganja 1,38 Kg di OKU Divonis 8 Tahun Penjara
Kapolres OKU AKBP Endro Aribowo melalui Kapolsek Lubuk Batang IPTU Jenizar menjelaskan, penanganan tersangka berawal dari informasi pihak keluarga yang masuk ke polsek setempat.
Keluarga mengabarkan bahwa ZN telah berada di kediamannya dan bersedia mempertanggungjawabkan perbuatannya.
“Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Lubuk Batang segera melakukan penjemputan ke rumah tersangka untuk dibawa guna pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Jenizar saat dikonfirmasi, Minggu (5/7).
Berdasarkan penyidikan kepolisian, aksi pencurian itu terjadi di perkebunan kelapa sawit milik Pangihutan Hutasoit pada Sabtu, 7 Maret 2026 dini hari.
BACA JUGA:30 Pelajar OKU Nikmati Beasiswa Pendidikan Sampai Tamat dari BAZNAS OKU
BACA JUGA:Bantu Ungkap Kasus Pembunuhan, Kepala Desa Bumi Kawa Terima Penghargaan Polres OKU
Saat patroli rutin di kebunnya, korban bersama seorang penjaga kebun memergoki ZN bersama seorang rekannya yang sedang mengangkut buah sawit hasil curian menggunakan sepeda motor.
Ketika hendak disergap oleh pemilik kebun, kedua pelaku nekat melompat dari kendaraan dan melarikan diri ke area perkebunan
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



