Iklan BANNER IDUL ADHA MEDIA 1447 H - PEMPROV SUMS
Iklan Banner Hari Pers Nasional - Empat Lawang
Iklan Astra Motor

Fenomena ‘Lipstick Effect’ Melanda Palembang: Kenapa Warga Makin Hobi Jajan Kuliner?

Fenomena ‘Lipstick Effect’ Melanda Palembang: Kenapa Warga Makin Hobi Jajan Kuliner?

Para Staf ESB selalu siap membantu para pebisnis F&B di Palembang dalam mempelajari solusi digital inovatif dari ESB.- foto: dok palpos.co-

PALPOS.CO - Setelah sukses menyambangi Kota Bandung dan Bali dengan menjaring lebih dari 1.500 pendaftar pengusaha kuliner.

PT Esensi Solusi Buana (ESB)  penyedia ekosistem teknologi F&B terintegrasi terbesar di Indonesia peraih Forbes Asia 100 to Watch 2025  kini menggelar Kopdar Racik Bisnis F&B di Palembang (9/7) dengan lebih dari 400 pendaftar pengusaha kuliner lokal.

Sebagai kota ketiga dalam rangkaian roadshow nasional bertajuk “Meramu Strategi Tepat, Bisnis

Kuliner Semakin Kuat”, Palembang dipilih karena statusnya sebagai salah satu pusat ekonomi utama di Sumatera yang memiliki akar industri kuliner lokal yang sangat kuat.

BACA JUGA:Butuh Belanja Cepat? Shopee Kini Hadirkan Layanan Belanja Instant 1 Jam Tiba dengan Diskon 50%

BACA JUGA:Nasabah BRI Prabumulih Kini Bisa Bayar Tagihan PDAM Lewat BRIVA dan BRImo, Transaksi Lebih Cepat dan Praktis

Langkah strategis ini diambil ESB untuk mendukung pebisnis kuliner di Palembang agar mampu melakukan scale up, mengamankan margin, dan memperkuat daya saing mereka.

Melalui pemanfaatan data operasional real-time serta efisiensi sistem digital end-to-end, kegiatan ini hadir sebagai ruang edukasi bagi pelaku usaha di Sumatera Selatan untuk menavigasi dinamika pasar F&B modern secara optimal.

Kondisi industri F&B saat ini tengah menghadapi paradoks ekonomi yang menantang. Di satu sisi, ekonomi Indonesia sukses mencatat rekor pertumbuhan 5,61 persen pada Triwulan I-2026. 

Namun disisi lain, data mengungkap fakta menyusutnya kelas menengah Indonesia dari 47,9 juta orang pada 2024 menjadi 46,7 juta orang pada 2025.

BACA JUGA:BSI Palembang Siap Implementasikan Digitalisasi Bisnis, Perkuat Layanan Keuangan Syariah Modern dan Inklusif

BACA JUGA:Bukti Nyata Implementasi CX100 Danantara, Teras Kapal BRI Melayani Sepenuh Hati Masyarakat

Tekanan daya beli ini melahirkan fenomena Lipstick Effect, dimana konsumen menahan belanja besar seperti properti dan mengalihkan anggarannya ke kesenangan kecil harian (small indulgences) seperti kopi dan kuliner ramah kantong.

Hal tersebut tercermin dari konsumsi kopi domestik Indonesia pada 2026/27 yang menurut laporan USDA diproyeksikan tetap tumbuh positif menjadi 4,83 juta kantong (setara dengan miliaran cangkir kopi).

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: