Iklan BANNER IDUL ADHA MEDIA 1447 H - PEMPROV SUMS
Iklan Banner Hari Pers Nasional - Empat Lawang
Iklan Astra Motor

Cegah Karhutla Sejak Dini, Kapolres Muba Tekankan Peran Aktif Kepala Desa

Cegah Karhutla Sejak Dini, Kapolres Muba Tekankan Peran Aktif Kepala Desa

AKBP Ruri Prastowo saat memberikan sosialisasi kepada para kepala desa di Aula Kantor Camat Babat Toman.-Foto:Dokumen Palpos-

SEKAYU, PALPOS.CO - Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada musim kemarau menjadi perhatian jajaran Polres Musi Banyuasin (Muba). 

Dalam mencegah bahaya karhutla, seluruh kepala desa di Kecamatan Babat Toman, Lawang Wetan, dan Sanga Desa diminta meningkatkan kewaspadaan serta melakukan deteksi dini terhadap potensi kebakaran di wilayah masing-masing.

Pesan tersebut disampaikan Kapolres Muba AKBP Ruri Prastowo saat memberikan sosialisasi kepada para kepala desa di Aula Kantor Camat Babat Toman, Rabu (15/7/2026).

Kapolres AKBP Ruri Prastowo menegaskan kepala desa harus mengetahui kondisi wilayahnya, terutama jika muncul titik panas (hotspot). Pencegahan harus dilakukan sebelum kebakaran terjadi.

BACA JUGA:Sopir Truk Batu Bara Tewas Terjepit Kabin Usai Tabrak Truk di Depan, Polisi Selidiki Kecelakaan

BACA JUGA:TNI-Polri-Kejaksaan Perkuat Sinergi di Muba, Olahraga Bersama Jadi Simbol Soliditas

"Karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Kepala desa harus mengetahui kondisi wilayahnya, menggerakkan perangkat desa dan masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar, serta memberikan edukasi sejak dini," kata Ruri.

Pihaknya juga meminta kepala desa terus berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas dan Babinsa apabila menemukan hotspot maupun indikasi kebakaran.

"Jika ada informasi karhutla di desa masing-masing, segera laporkan agar bisa ditangani secepat mungkin," ujarnya.

Sementara, Kepala Pelaksana BPBD Muba Marko Susanto turut menyampaikan materi mengenai kondisi karhutla di Muba beserta langkah penanganannya. 

BACA JUGA:Muba Perkuat Dukungan Program Strategis Nasional

BACA JUGA:Tanpa Praktik Suap dan Jual Beli Jabatan, Pelayanan Masyarakat Menjadi Prioritas.

"Melalui sosialisasi ini, pemerintah desa diharapkan semakin aktif melakukan pemantauan wilayah, mengedukasi masyarakat, dan mempercepat pelaporan apabila ditemukan titik panas maupun kebakaran agar tidak berkembang menjadi lebih luas,"ujar Marko.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait