Iklan BANNER IDUL ADHA MEDIA 1447 H - PEMPROV SUMS
Iklan Banner Hari Pers Nasional - Empat Lawang
Iklan Astra Motor

Tingkatkan Kompetensi Pendidik, 75 Kepala PAUD Ikuti ToT

Tingkatkan Kompetensi Pendidik, 75 Kepala PAUD Ikuti ToT

TRAINING : Sebanyak 75 kepala Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tingkat Taman Kanak-Kanak/Kelompok Bermain (TK/KB) mengikuti Training of Trainer (ToT) bertajuk "Anakku Sehat, Anakku Cerdas".-Foto:Dokumen Palpos-

MUARA ENIM, PALPOS.CO - Sebanyak 75 kepala Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tingkat Taman Kanak-Kanak/Kelompok Bermain (TK/KB) di Kabupaten Muara Enim mengikuti Training of Trainer (ToT) bertajuk "Anakku Sehat, Anakku Cerdas" yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muara Enim, di Ballroom Hotel Serasan Sekundang Muara Enim, Kamis 16 Juli 2026.

Pelatihan yang mengusung tema "Mari Bersinergi Melatih Bersama Mewujudkan Anakku Sehat, Anakku Cerdas" tersebut dibuka secara resmi oleh Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muara Enim Suarlan. 

Turut mendampingi Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Nonformal (PNF), Kasi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter PAUD dan PNF, Plt. Kasi Kelembagaan dan Sarana Prasarana PAUD dan PNF, serta Kasi Kelembagaan dan Sarana Prasarana SD.

Dalam sambutannya, Suarlan mengatakan kegiatan ToT ini menjadi wadah untuk memperkuat sinergi berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal melalui peningkatan kapasitas para pendidik PAUD.

BACA JUGA:Dukung Sumsel Zero Konflik, Perkuat Peran FKDM

BACA JUGA:Distribusikan 122 Paket Sekolah dan Asupan 13 Anak Balita Wasting

Menurutnya, pelatihan tersebut dirancang untuk menghasilkan para pelatih (trainer) yang nantinya mampu menyampaikan kembali materi kepada rekan kerja, pendidik, orang tua, hingga masyarakat secara berkelanjutan.

"Melalui pelatihan ini, para peserta dibekali pengetahuan, keterampilan, serta metode pembelajaran yang dapat diterapkan di lingkungan kerja maupun masyarakat dalam rangka menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter," ujar Suarlan.

Ia menjelaskan, materi yang diberikan dalam pelatihan mencakup berbagai aspek penting, mulai dari pemenuhan gizi anak, penerapan pola hidup bersih dan sehat, stimulasi perkembangan anak, pendidikan karakter, hingga penguatan kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan pemerintah dalam mendukung tumbuh kembang anak sejak usia dini.

Lebih lanjut, Suarlan menegaskan bahwa upaya mewujudkan anak yang sehat dan cerdas tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan memerlukan kerja sama dan komitmen seluruh elemen masyarakat.

BACA JUGA:Pembekalan MPLS, Ajak Pelajar Jauhi Judi Online dan Narkoba

BACA JUGA:TKD Menurun, Pembangunan Gedung KJSU 10 Lantai Ditunda

Karena itu, ia berharap seluruh peserta mampu menjadi agen perubahan setelah mengikuti pelatihan tersebut dengan berperan aktif mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan anak, memenuhi kebutuhan gizi, serta memberikan stimulasi pendidikan yang tepat sejak dini.

"Melalui semangat Mari Bersinergi Melatih Bersama Mewujudkan Anakku Sehat, Anakku Cerdas, diharapkan tercipta kolaborasi yang semakin kuat antarinstansi, tenaga pendidik, tenaga kesehatan, serta seluruh lapisan masyarakat dalam mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan," pungkasnya.(ozi)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: