Iklan BANNER IDUL ADHA MEDIA 1447 H - PEMPROV SUMS
Iklan Banner Hari Pers Nasional - Empat Lawang
Iklan Astra Motor

Menembus Lautan, PTBA dan PKBM Pesona Hadirkan Akses Pendidikan di Pulau Tegal

Menembus Lautan, PTBA dan PKBM Pesona Hadirkan Akses Pendidikan di Pulau Tegal

Menembus Lautan, PTBA dan PKBM Pesona Hadirkan Akses Pendidikan di Pulau Tegal-Foto:Dokumen Palpos-

LAMPUNG TIMUR, PALPOS.CO - Suara riuh anak-anak memenuhi ruang belajar sederhana di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Pesona Pulau Tegal, Lampung Timur. Hari itu bukan hari biasa. Hari itu adalah hari pembagian rapor. 

Bagi anak-anak di pulau yang termasuk wilayah terluar, terjauh, dan terisolasi (3T) ini, rapor bukan sekadar catatan angka hasil belajar, melainkan simbol bahwa mereka kini memiliki kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan yang layak.

Di balik riuh kebahagiaan itu, ada sosok Uniroh, seorang kepala sekolah di Bandar Lampung yang setiap pekan rela bertaruh dengan ombak lautan demi mengajar anak-anak Pulau Tegal. 

Perjalanan ini dimulai sekitar sepuluh tahun lalu. Saat itu, ia menemukan kenyataan pahit: banyak anak pulau mengaku bersekolah, tetapi tidak memiliki rapor, tidak pernah mengikuti ujian, bahkan tidak memahami jenjang pendidikan yang sedang mereka jalani. 

"Setelah saya dalami, sekolah bagi mereka hanya asumsi yang menyesuaikan usia. Mereka mengira sekolah selesai saat berusia 17 tahun atau ketika menikah. Dari situlah kegundahan hati saya bermula," kenang Uniroh. 

Kegelisahan itu mendorongnya bersama sejumlah guru relawan mendirikan PKBM Pesona.

Namun, tantangan terbesar ternyata bukan cuma akses laut yang berbahaya, melainkan membangun kepercayaan masyarakat setempat yang sempat skeptis.

Konsistensi mereka hadir setiap pekan perlahan meluruhkan keraguan menjadi keyakinan.

Titik Balik Bersama Bukit Asam

Perjuangan Uniroh dan para guru relawan akhirnya menemukan mitra perjalananan yang sepadan. Sejak 2017, PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) hadir mendampingi PKBM Pesona.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemerataan akses pendidikan.

Program ini juga sejalan dengan Asta Cita Pemerintah dan mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) nomor 4 tentang Pendidikan Berkualitas

Sustainability Division Head PTBA, Dedy Saptaria Rosa, mengungkapkan PTBA tidak hanya memastikan program pendidikan terus berjalan, tetapi juga membantu mengatasi berbagai keterbatasan yang dihadapi masyarakat Pulau Tegal. 

"Pulau Tegal merupakan wilayah 3T dengan akses yang sangat terbatas. Karena itu, PTBA tidak hanya mendukung kegiatan belajarnya, tetapi juga menyediakan kapal sebagai sarana transportasi bagi para guru dan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) agar kegiatan pendidikan dapat berlangsung dengan lebih baik," ujar Dedy. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait