Iklan BANNER IDUL ADHA MEDIA 1447 H - PEMPROV SUMS
Iklan Banner Hari Pers Nasional - Empat Lawang
Iklan Astra Motor

Gubernur Herman Deru Tekankan Polri Harus Adaptif Hadapi Kejahatan Berbasis Teknologi dan Perang Melawan Narko

Gubernur Herman Deru Tekankan Polri Harus Adaptif Hadapi Kejahatan Berbasis Teknologi dan Perang Melawan Narko

Gubernur Herman Deru Tekankan Polri Harus Adaptif Hadapi Kejahatan Berbasis Teknologi dan Perang Melawan Narkoba-Foto : dokumen palpos-

PALEMBANG, PALPOS.CO Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru menegaskan bahwa anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dituntut semakin adaptif menghadapi perkembangan kejahatan modern yang kini banyak memanfaatkan teknologi informasi.

Menurutnya, kemampuan prediktif aparat penegak hukum harus terus diperkuat agar mampu memberikan perlindungan optimal kepada masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan Herman Deru saat menghadiri Reuni Akbar Dua Dekade alumni Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sumsel Betung Gelombang I Tahun 2006 (DREGS 2006) di Hotel Zuri, Palembang, Sabtu (25/7/2026) sore.

Dalam arahannya, Herman Deru menyampaikan bahwa dirinya berbicara tidak hanya sebagai kepala daerah, tetapi juga sebagai sosok orang tua yang ingin melihat anggota Polri terus berkembang dan memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat.

BACA JUGA:Herman Deru Buka Gubernur Cup Sambo 2026, Dorong Lahirnya Atlet Berprestasi dan Berkarakter

BACA JUGA:Ringkus Dua Pengedar di Sukarami, Satresnarkoba Polrestabes Palembang Sita Sabu dan Ekstasi

"Saya sebagai pemimpin di daerah merasa sangat terbantu dengan kinerja Kepolisian Republik Indonesia, termasuk adik-adik sekalian. Sumatera Selatan yang hingga saat ini tetap zero konflik tentu tidak lepas dari kontribusi anggota DREGS," ujarnya.

Ia mengingatkan seluruh anggota DREGS 2006 agar selalu bersyukur karena masih diberi kesempatan mengabdi kepada bangsa dan negara, khususnya masyarakat Sumatera Selatan.

Menurut Herman Deru, tugas anggota Polri bukanlah pekerjaan yang mudah karena harus mampu menjalankan tiga fungsi utama secara bersamaan, yakni mengayomi, melindungi, dan melayani masyarakat.

"Pekerjaan kalian tidak gampang. Mengayomi, melindungi, dan melayani harus berjalan beriringan.

BACA JUGA:Jatanras Polda Sumsel Ringkus Pelaku Begal Motor KLX di Wilayah OKI

BACA JUGA:Kemenkum Sumsel Pastikan Raperbup Perubahan RKPD 2026 dan RSUD di OKU Selaras Regulasi

Masyarakat tidak ingin ketiga fungsi itu dipisah-pisahkan, meskipun dalam pelaksanaannya memiliki mekanisme dan tugas pokok masing-masing," katanya.

Berdasarkan pengalamannya memimpin daerah, Herman Deru menilai masyarakat saat ini menginginkan kehadiran aparat yang lebih dekat, responsif, dan memiliki kemampuan antisipatif terhadap berbagai bentuk kejahatan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait