Iklan BANNER IDUL ADHA MEDIA 1447 H - PEMPROV SUMS
Iklan Banner Hari Pers Nasional - Empat Lawang
Iklan Astra Motor

Kolaborasi BPDP dan Kementan Perkuat Kapasitas Pekebun Sawit Sumatera Selatan

Kolaborasi BPDP dan  Kementan Perkuat Kapasitas Pekebun Sawit Sumatera Selatan

Kolaborasi BPDP dan Kementan Perkuat Kapasitas Pekebun Sawit Sumatera Selatan-Foto:Dokumen Palpos-

PALEMBANG, PALPOS.CO – Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) bersama Balai Besar Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (BBPMKP) Kementerian Pertanian memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) perkebunan kelapa sawit melalui Program Pengembangan SDM Perkebunan Kelapa Sawit (SDMPKS).

Penguatan kapasitas tersebut dilakukan melalui Pelatihan Penumbuhan Kebersamaan Pekebun serta Pelatihan Manajemen dan Administrasi Keuangan bagi pekebun dari Kabupaten Muara Enim dan Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan.

Kegiatan berlangsung pada 29 Juli hingga 3 Agustus 2026 di Palembang.

Sebanyak 156 peserta mengikuti pelatihan yang terbagi dalam lima angkatan, terdiri atas empat angkatan Pelatihan Penumbuhan Kebersamaan Pekebun dan satu angkatan Pelatihan Manajemen dan Administrasi Keuangan.

BACA JUGA:Pusri Perkuat Komitmen Lingkungan, Proklim Sungai Buah Menuju Level Nasional

BACA JUGA:Danlanud SMH Hadiri Launching Gerakan Sumsel Mandiri Pangan dan Program Makan Bergizi Gratis di Palembang

Pelatihan diarahkan untuk meningkatkan kapasitas pekebun dalam membangun kelembagaan yang kuat, mengembangkan kerja sama kelompok, memperluas jejaring kemitraan, serta meningkatkan kemampuan dalam mengelola administrasi dan keuangan usaha.

Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, mengapresiasi dukungan BPDP dalam pengembangan kompetensi SDM perkebunan melalui kolaborasi dengan Kementerian Pertanian.

Menurut Idha, dinamika perubahan lingkungan strategis dalam pengembangan kelapa sawit menuntut pekebun untuk terus meningkatkan kompetensi dan kemampuan dalam mengelola usaha.

“Sumatera Selatan memiliki posisi strategis dalam pembangunan industri sawit nasional dengan luas perkebunan mencapai lebih dari 1,17 juta hektare.

BACA JUGA:Membangun Empat Perilaku Unggul, BTPN Syariah Konsisten Perbaiki Kualitas, Pembiayaan Tumbuh 9% di Semester 1

BACA JUGA:Kanwil Kemenkum Sumsel Ajak Musisi Lindungi Karya Lewat Pencatatan Hak Cipta, Tarif Mulai 1 Agustus Gratis

Potensi tersebut perlu didukung oleh SDM pekebun yang mampu menerapkan pengelolaan usaha secara profesional, produktif, dan berkelanjutan,” ujar Idha.

Idha menambahkan, peningkatan kualitas SDM menjadi salah satu faktor utama dalam mendorong produktivitas perkebunan kelapa sawit.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait