Wabup OKU Ajak Seluruh OPD Bersinergi Entaskan Kemiskinan Lewat Program 3 Juta Rumah
Wabup OKU saat rapat koordinasi dan monitoring Program Pengentasan Kemiskinan dan Pembangunan 3 Juta Rumah di Ruang Induk Rumah Dinas Bupati OKU.-Foto:Eko palpos-
BATURAJA, PALPOS.CO – Wakil Bupati Ogan Komering Ulu (OKU), Marjito Bachri menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKU dalam mendukung program nasional pembangunan 3 juta rumah sebagai salah satu upaya mempercepat pengentasan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Marjito saat membuka kegiatan Koordinasi dan Monitoring Program Pengentasan Kemiskinan dan Pembangunan 3 Juta Rumah di Ruang Induk Rumah Dinas Bupati OKU, Kamis (6/8).
Kegiatan ini dihadiri Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Provinsi Sumatera Selatan Novian Aswardani beserta jajaran, Kepala BPS Kabupaten OKU Anugerahani Prasetyowati, Asisten II Setda OKU Hasan HD, Kepala Dinas Perkim OKU Muzaim Aliansyah, Kepala Bappelitbangda OKU Yoyin Arifianto, Kepala Dinas Kesehatan OKU Deddy Wijaya, Kepala Dinas Sosial OKU Iwarman, serta sejumlah kepala OPD dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Marjito mengatakan Pemerintah Kabupaten OKU sangat serius mendukung program pemerintah pusat, terutama dalam penyediaan rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
BACA JUGA:Rumah Warga Simpang Empat Lengkiti OKU Ludes Terbakar
BACA JUGA:Mediasi Warga dengan PT KIT Belum Menemui Kata Sepakat
"Hampir setiap kabupaten di Sumatera Selatan mendapatkan sekitar 200 unit program rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH). Namun jumlah tersebut tentu masih belum mencukupi kebutuhan masyarakat.
Karena itu, Pemkab OKU akan terus berupaya menghadirkan hunian yang layak bagi masyarakat Bumi Sebimbing Sekundang," ujarnya.
Marjito menjelaskan, kemiskinan merupakan persoalan yang kompleks sehingga penyelesaiannya membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten OKU, angka kemiskinan di Kabupaten OKU mengalami penurunan dari 10,68 persen pada tahun 2024 menjadi 10,08 persen pada tahun 2025, atau turun sebesar 0,6 persen.
BACA JUGA:Lalulintas Kendaraan Dua Arah dì Depan Satlantas Polres OKU, Ini Jadwalnya
BACA JUGA:Karhutla Terjang Baturaja, Seribu Meter Persegi Lahan di Sekarjaya Hangus Terbakar
"Capaian ini menunjukkan upaya penanggulangan kemiskinan sudah berada pada jalur yang baik. Namun kita tidak boleh berpuas diri.
Saya meminta seluruh OPD bahu-membahu mengentaskan kemiskinan dan terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



