Iklan BANNER IDUL ADHA MEDIA 1447 H - PEMPROV SUMS
Iklan Banner Hari Pers Nasional - Empat Lawang
Iklan Astra Motor

Karhutla Melanda 10 Hektare Lahan Pemadaman Terkendala Akses dan Sumber Air

Karhutla Melanda 10 Hektare Lahan Pemadaman Terkendala Akses dan Sumber Air

PEMADAM : Tim gabungan mengalami kendala dalam proses pemadaman karhutla akibat akses menuju lokasi dan jarak sumber air yang cukup jauh.-Foto:Dokumen Palpos-

MUARA ENIM, PALPOS.CO - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan perkebunan masyarakat dengan luas sekitar 10 hektare di Desa Gunung Megang Dalam, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.

Tim gabungan sempat terkendala dalam proses pemadaman karhutla akibat akses menuju lokasi dan jarak sumber air yang cukup jauh.

Plt Kepala Pelaksana BPBD Muara Enim Abdurrozieq Putra melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Alvi Gumara mengatakan, kebakaran diketahui terjadi  Jumat 7 Agustus 2026 sekitar pukul 15.30 WIB dan laporan diterima Posko Induk Karhutla BPBD Muara Enim pada pukul 20.00 WIB.

"Setelah menerima laporan dari Kepala Desa Gunung Megang Dalam, tim Posko Induk Karhutla langsung berkoordinasi dengan unsur terkait dan menuju lokasi untuk melakukan pengecekan sekaligus pemadaman," ujar Alvi, Minggu 9 Agustus 2026.

BACA JUGA:Waspadai Hotspot Meningkat, Polsek Lawang Kidul Gelar Sosalisasi Karhutla Berikan Sembako Ke Masyarakat

BACA JUGA:Musim Kemarau, Imbau Warga Waspadai ISPA dan Diare

Alvi menjelaskan, titik kebakaran berjarak sekitar 21 kilometer dari Posko Induk BPBD Muara Enim. Dari hasil pengecekan di lapangan, luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 10 hektare.

"Tim gabungan dapat melakukan pemadaman pada sekitar 0,5 hektare area yang terbakar," jelasnya.

Alvi mengungkapkan bahwa, proses pemadaman di lapangan menghadapi sejumlah kendala, terutama keterbatasan akses menuju lokasi dan sumber air.

Sungai Lematang yang menjadi salah satu sumber air berjarak sekitar 500 meter dari titik kebakaran.

BACA JUGA:3 Hektare Lahan Program Cetak Sawah Rakyat Terbakar Tim Gabungan Upayakan Pemadaman

BACA JUGA:SiLPA Rp308 Miliar, Untuk Bayar Utang Belanja

"Selain sumber air cukup jauh, akses menuju lokasi juga menjadi kendala karena harus melewati jembatan gantung. Kondisi ini cukup menyulitkan mobilisasi peralatan dan proses pemadaman," ungkapnya.

Meski demikian, tim Satgas Karhutla gabungan tetap melakukan pemadaman secara manual dengan bantuan gabak atau pompa air portabel untuk mencegah api meluas ke area lainnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: