Iklan BANNER IDUL ADHA MEDIA 1447 H - PEMPROV SUMS
Iklan Banner Hari Pers Nasional - Empat Lawang
Iklan Astra Motor

Karhutla 45 Hektare di Ogan Ilir Ancam Permukiman dan Kebun Warga

Karhutla 45 Hektare di Ogan Ilir Ancam Permukiman dan Kebun Warga

Karhutla 45 Hektare di Ogan Ilir Ancam Permukiman dan Kebun Warga-Foto:Dokumen Palpos-

OGANILIR, PALPOS.COKebakaran hutan dan lahan (karhutla) seluas sekitar 45 hektare terjadi di Desa Ulak Petangisan, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. 

Luasnya area yang terbakar serta posisi api yang berada dekat permukiman warga dan lahan perkebunan menjadi ancaman serius yang harus segera ditangani oleh tim gabungan.

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, mengatakan bahwa upaya pemadaman difokuskan untuk mengamankan kawasan permukiman, dan akses jalan utama dari ancaman kobaran api. 

Selain itu, di sekitar lokasi kebakaran juga terdapat sejumlah kebun cabai milik warga yang berpotensi terdampak apabila api meluas.

BACA JUGA:Renungan Suci HUT RI ke-81, Sekda Ogan Ilir Ajak Generasi Penerus Teladani Perjuangan Pahlawan

BACA JUGA:Wabup Ogan Ilir Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Enam Rumah di Pemulutan Ilir

“Target awal kami kemarin adalah mengamankan permukiman warga dan jalan lintas terlebih dahulu.

Di sekitar lokasi juga terdapat banyak kebun cabai sehingga perlu dilakukan langkah cepat agar api tidak merembet,” ujar Ferdian.

Berdasarkan laporan Manggala Agni Daops Sumatera XIV/Banyuasin, kebakaran terjadi di areal penggunaan lain (APL) dengan vegetasi berupa gelam, semak belukar, dan sembelidang.

Lahan yang terbakar berada di tanah mineral dengan tipe kebakaran permukaan.

BACA JUGA:Wanita di Tanjung Raja Diduga Gelapkan Rp45 Juta dengan Modus Jaminan Mobil Rental

BACA JUGA:Ancaman 12 Tahun Penjara Kasus Perlindungan Anak dan KDRT, Tiga Tersangka Diserahkan ke Jaksa

Tim pertama kali menerima informasi adanya titik api di Desa Ulak Petangisan pada Senin (17/8/2026).

Setelah menerima laporan tersebut, tim langsung bergerak menuju lokasi dan melakukan pemadaman darat bersama sejumlah unsur terkait.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: