Iklan BANNER IDUL ADHA MEDIA 1447 H - PEMPROV SUMS
Iklan Banner Hari Pers Nasional - Empat Lawang
Iklan Astra Motor

Dinkes OKU Imbau Warga Jangan BAB di Sungai Ogan Selama Kemarau

Dinkes OKU Imbau Warga Jangan BAB di Sungai Ogan Selama Kemarau

Kabid P2P Dinkes OKU, Andi Prapto.-Foto:Eko palpos-

BATURAJA, PALPOS.CO — Musim kemarau panjang yang melanda Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), membuat masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit diare dan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten OKU mengingatkan masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, terutama dalam menjaga kebersihan air dan lingkungan.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes OKU, Andi Prapto, mengatakan kondisi kemarau dapat meningkatkan risiko penyebaran sejumlah penyakit.

Ia menjelaskan, udara yang lebih kering dan banyaknya debu maupun asap dapat meningkatkan risiko gangguan pernapasan, termasuk ISPA.

BACA JUGA:Polisi dan Warga OKU Padamkan Karhutla di Lahan Kosong

BACA JUGA:Pernah Rayakan HUT RI Dengan Bermodal Tiang Bambu dan Bendera Pemberian Dandim

"Di saat musim kemarau ini udara kotor, banyak asap sehingga sangat rawan terhadap penyakit ISPA," ujar Andi Prapto saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (19/8).

Selain ISPA, masyarakat juga diminta mewaspadai penyakit diare. Kondisi kemarau menyebabkan sejumlah sumur warga mulai mengering sehingga sebagian masyarakat mencari sumber air alternatif ke Sungai Ogan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Menurut Andi, sebagian warga bahkan masih menggunakan air sungai untuk kebutuhan konsumsi tanpa melalui proses pengolahan yang sesuai.

"Kalau terpaksa harus mengonsumsi air dari sungai, harus dimasak sampai matang betul dengan suhu 100 derajat Celsius," katanya.

BACA JUGA:Ratusan Warga Binaan Rutan Baturaja Dapat Remisi, 9 Orang Langsung Bebas

BACA JUGA:Gubernur Herman Deru Dorong Percepatan Elektrifikasi Pelosok Sumsel, 6.045 KK Segera Nikmati Listrik

Sementara meningkatnya aktivitas masyarakat di Sungai Ogan selama musim kemarau juga menjadi perhatian Dinkes OKU.

Andi mengimbau warga yang menggunakan sungai untuk kebutuhan sehari-hari agar tidak buang air besar (BAB) langsung ke badan sungai.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: