Iklan BANNER IDUL ADHA MEDIA 1447 H - PEMPROV SUMS
Iklan Banner Hari Pers Nasional - Empat Lawang
Iklan Astra Motor

Pemkab OKU Dapat Bantuan Jaringan Instalasi Air Tanah dari Pusat

Pemkab OKU Dapat Bantuan Jaringan Instalasi Air Tanah dari Pusat

Bupati OKU, Teddy Meilwansyah saat meninjau pembangunan bantuan jaringan instalasi air tanah dari pusat di Desa Marga Bakti.-Foto:Eko palpos-

BATURAJA, PALPOS.CO – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) menyambut baik bantuan jaringan instalasi air tanah dari pemerintah pusat guna memperkuat program swasembada pangan nasional. 

Infrastruktur baru ini diharapkan menjadi solusi bagi para petani yang selama ini bergantung pada sistem sawah tadah hujan

Bupati OKU, Teddy Meilwansyah, menyampaikan apresiasi langsung saat meninjau lokasi proyek di Desa Marga Bakti, Kecamatan Sinar Peninjauan.

Proyek ini dikerjakan oleh Kementrian Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) VIII Sumatera Selatan.

BACA JUGA:Wabup OKU Marjito Bachri Dukung Penuh Kehadiran MUI Mart

BACA JUGA:Beri Cashback 2,5 Persen Bagi Pelanggan Yang Lunasi Tunggakan PDAM

"Kami atas nama pemerintah dan masyarakat mengucapkan terima kasih kepada bapak Presiden Prabowo.

Tentu ini sangat membantu petani, apalagi di OKU banyak lahan sawah tadah hujan," ucap Teddy, Senin (24/8).

Teddy mengungkapkan bahwa Kabupaten OKU memiliki potensi besar untuk pengembangan lahan persawahan. Namun, masalah air sering menjadi kendala utama bagi para petani lokal.

Oleh karena itu dengan adanya instalasi tersebut bisa membantu mengairi lahan yang selama ini hanya mengandalkan air hujan. Selain itu petani tidak perlu lagi cemas saat debit air sungai mulai menyusut.

BACA JUGA:Musim Kemarau, Warga OKU Turun Ke Sungai Ogan Untuk Mandi dan Mencuci Pakaian

BACA JUGA:Siswa SDN 11 OKU Debut di Kejurprov, Alfaris Langsung Rebut Juara 1 Panahan

"Tentu dengan hasil meningkat, panen yang stabil akan langsung mendongkrak ekonomi keluarga petani.

Apalagi  fasilitasi ini air dari sumur dalam ini juga boleh digunakan masyarakat saat dilanda kekeringan," terang Teddy.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: