Wabup Marjito Buka Pelatihan Budidaya Sawit, Diikuti 177 Pekebun OKU
Wabup OKU, Marjito Bachri saat membuka pelatihan budidaya sawit di Beston Hotel Palembang.-Foto:Dokumen Palpos-
PALEMBANG, PALPOS.CO — Wakil Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Marjito Bachri menghadiri sekaligus membuka Pelatihan Budi Daya dalam rangka Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Perkebunan Kelapa Sawit Tahun 2026 yang digelar di Beston Hotel Palembang, Rabu (26/8).
Kegiatan yang berlangsung pada 26–31 Agustus 2026 tersebut merupakan kolaborasi Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), Direktorat Jenderal Perkebunan, dan IPB Training.
Pelatihan diikuti 177 peserta dari Kabupaten Ogan Komering Ulu dan bertujuan meningkatkan pengetahuan serta keterampilan para pekebun dalam mengelola perkebunan kelapa sawit secara lebih baik, produktif, dan berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, Marjito Bachri didampingi Kepala Dinas Pertanian Kabupaten OKU Joni Saihu.
BACA JUGA:462 Santri OKU Rayakan Wisuda, Wabup OKU Soroti Peran Penting Ustadz-Ustadzah
BACA JUGA:Siswi SMAN 01 OKU Raih Miss Youth Sumsel 2026, Siap Berlaga di Tingkat Nasional
Sejumlah tamu turut hadir, diantaranya Sekretaris Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Selatan Dian Eka Putra, Ketua Tim Bidang Kelembagaan dan Ketenagaan Pelatihan Kementerian Pertanian M Apuk Ismane, Tim Narasumber IPB Training, Prof. Dr. Hariyadi, MS., Tim Narasumber Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Selatan, serta para peserta pelatihan.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati OKU menekankan pentingnya peningkatan kualitas SDM sebagai bagian dari upaya memperkuat sektor perkebunan kelapa sawit di Kabupaten OKU.
Menurut Marjito, keberhasilan pengembangan perkebunan tidak hanya ditentukan oleh luas lahan dan potensi komoditas, tetapi juga oleh kemampuan sumber daya manusia dalam mengelola tanaman secara tepat.
Ia berharap para peserta dapat memanfaatkan pelatihan tersebut untuk memperdalam pengetahuan sekaligus meningkatkan keterampilan yang dapat langsung diterapkan di lapangan.
BACA JUGA:Empat Lokasi Karhutla di OKU, Tiga Titik Berhasil Dipadamkan
BACA JUGA:Pemkab OKU Dapat Bantuan Jaringan Instalasi Air Tanah dari Pusat
“Pelatihan ini jangan hanya berhenti pada kegiatan belajar di dalam ruangan. Ilmu dan keterampilan yang diperoleh harus benar-benar diterapkan di kebun, sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan pada akhirnya memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Marjito.
Adapun materi pelatihan meliputi regulasi dan kebijakan terkait budidaya kelapa sawit, persiapan benih dan bahan tanaman, persiapan lahan, penanaman pada lahan mineral, pemeliharaan tanaman, pengendalian gulma, pemupukan tanaman belum menghasilkan (TBM) dan tanaman menghasilkan (TM), hingga pengendalian hama dan penyakit.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



