Tawarkan Proyek, Pria Asal Kampar Tipu Korban Rp492 Juta
DIAMANKAN : Pelaku penipuan diamankan Team Rajawali Satreskrim Polres Muara Enim.-Foto:Dokumen Palpos-
MUARA ENIM, PALPOS.CO - Tawaran proyek pekerjaan yang menjanjikan keuntungan, berujung penipuan bagi seorang warga di Kabupaten MUARA ENIM.
Seorang pria asal Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, diduga menipu korban hingga mengalami kerugian mencapai Rp492.261.000.
Tersangka berinisial REP (29), warga Desa Salo Timur, Kecamatan Salo, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, kini telah diamankan Team Rajawali Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Muara Enim, Selasa, 1 Setember 2026.
Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra melalui Kasat Reskrim AKP M Andrian didampingi Kasi Humas AKP RTM Situmorang, mengatakan kasus dugaan penipuan tersebut bermula ketika korban SWP (41), warga Kecamatan Muara Enim, berkomunikasi dengan tersangka melalui aplikasi WhatsApp.
BACA JUGA:HUT Polwan ke 78, Momentum Perkuat Pengabdian dan Keteladanan
BACA JUGA:Kasus Kekerasan Anak Menurun, Kasus Kekerasan Perempuan Meningkat
"Dalam komunikasi tersebut, tersangka menawarkan sejumlah proyek pekerjaan di PT Servo Lintas Raya kepada korban maupun rekan kerjanya.
Untuk meyakinkan korban, tersangka juga mengirimkan rincian keuntungan dari proyek yang ditawarkan," ujar AKP Andrian, Kamis 3 September 2026.
AKP Andrian menjelaskan, korban yang tertarik dengan tawaran tersebut kemudian bersedia mengambil sejumlah proyek dan mengirimkan uang secara bertahap sesuai dengan item pekerjaan yang ditawarkan.
"Tersangka disebut menjanjikan hasil dari proyek beserta keuntungannya akan dibayarkan kembali paling lambat tiga bulan setelah proses pengerjaan selesai," jelasnya.
BACA JUGA:Rumah dan Mobil Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp600 Juta
BACA JUGA:Dorong Komoditas Lokal, Latih UMK Olah Kopi dan Serat Nanas
Korban kemudian melakukan enam kali transfer ke rekening atas nama REP. Transfer pertama dilakukan pada 15 Desember 2023 sebesar Rp120.541.000 untuk proyek pengadaan spare part.
"Kemudian pada 21 Desember 2023, korban kembali mengirimkan uang sebesar Rp170 juta untuk proyek pembelian belt crusher," bebernya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



