Iklan BANNER IDUL ADHA MEDIA 1447 H - PEMPROV SUMS
Iklan Banner Hari Pers Nasional - Empat Lawang
Iklan Astra Motor

Diduga Kelelahan, Pelajar Tenggelam di Sungai Lematang

Diduga Kelelahan, Pelajar Tenggelam di Sungai Lematang

PENCARIAN : TIM BPBD bersama masyarakat melakukan penyelaman dan menggunakan jaring mencari korban.-Foto:Dokumen Palpos-

MUARA ENIM, PALPOS.CO - Seorang pelajar dikabarkan tenggelam saat berenang di Sungai Lematang, Dusun I, Desa Kepur, Kecamatan MUARA ENIM, Kabupaten MUARA ENIM, Selasa  8 September 2026.

Korban Fathan Mubarok (15) diduga mengalami kelelahan saat berenang hingga akhirnya tenggelam dan belum ditemukan. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.30 WIB.

Sebelum kejadian, korban bersama temannya, M Arafi (15), pergi untuk berenang di sekitar pinggiran Sungai Lematang yang berada di bawah Jembatan Desa Kepur.

Teman korban terlebih dahulu berenang sebelum korban ikut masuk ke sungai. Saat keduanya sedang berenang, korban tiba-tiba tenggelam.

BACA JUGA:Sekitar 10 Hektare Lahan Terbakar, Tim Gabungan Berjibaku Jinakkan Api

BACA JUGA:Ratusan Pedagang Tuntut Kepastian Kios Pasar

Melihat korban dalam kondisi kesulitan, temannya sempat berupaya memberikan pertolongan dengan menarik tangan korban. 

"Namun, upaya tersebut tidak berhasil. Teman korban kemudian meminta bantuan kepada masyarakat sekitar," ujar Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra melalui Kasi Humas AKP RTM Situmorang, Rabu 9 September 2026.

Ia menjelaskan, korban diduga mengalami kelelahan saat berenang sehingga akhirnya tenggelam dan menghilang di dalam aliran Sungai Lematang.

"Setelah menerima laporan, BPBD Kabupaten Muara Enim bersama masyarakat langsung melakukan pencarian. Sekitar pukul 17.45 WIB, pencarian dimulai dari titik korban terakhir terlihat berdasarkan keterangan saksi," ujarnya.

BACA JUGA:Komoditas Jagung di Pagar Agung Siap Panen

BACA JUGA:Tekan Polusi Udara, 200 Kendaraan Uji Emisi

Lanjutnya, tim BPBD mengerahkan perahu atau boat untuk menyisir aliran sungai. Sementara masyarakat turut membantu dengan melakukan penyelaman dan menggunakan jaring.

"Namun hingga pukul 21.00 WIB, korban belum berhasil ditemukan. Pencarian hari kedua masih terus dilakukan oleh tim BPBD bersama masyarakat di sekitar lokasi kejadian," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: