Iklan BANNER IDUL ADHA MEDIA 1447 H - PEMPROV SUMS
Iklan Banner Hari Pers Nasional - Empat Lawang
Iklan Astra Motor

Muara Enim Perkuat Strategi Penanganan Karhutla Berbasis Masyarakat

Muara Enim Perkuat Strategi Penanganan Karhutla Berbasis Masyarakat

PERKUAT : Pemerintah Kabupaten Muara Enim bersama jajaran lintas sektor memperkuat strategi penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) berbasis masyarakat.-Foto:Dokumen Palpos-

MUARA ENIM, PALPOS.CO - Pemerintah Kabupaten MUARA ENIM bersama jajaran lintas sektor memperkuat strategi penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) berbasis masyarakat

Upaya tersebut dibahas melalui Focus Group Discussion (FGD) Strategis Mitigasi Karhutla Berbasis Masyarakat yang digelar Serdik Sespimmen Polri Dikreg 67 Tahun 2026, di Ruang Rapat Serasan Sekundang Pemkab Muara Enim, Kamis 10 September 2026.

FGD tersebut dihadiri Pendamping Serdik Sespimmen Kombes Pol Fauza Barito SH. dan Kombes Pol Purwanto SIK MSi, Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra, Kasdim 0404 Muara Enim Mayor Inf Ignatius Djoko Triadhi, perwakilan Kejaksaan Negeri Muara Enim, serta 10 Serdik Sespimmen Polri Dikreg 67 Tahun 2026 dengan Danpok Kompol Billy Gustiano Barman SIK MH.

Kegiatan juga dihadiri jajaran PJU Polres Muara Enim, Kalak BPBD H Abdur Rozieq Putra, Kadis PBK Arman Sari Jaya SH MSi, Kasat Pol PP Dedi Suryanto Fuadi SH, perwakilan Dinas Perkebunan, Manggala Agni Daops Sumatera XVI Lahat, KPH Semende, PT Bukit Asam Tbk, PT MHP, serta Satgas Penanggulangan Karhutla Kabupaten Muara Enim.

BACA JUGA:24 Jam Pencarian, Korban Tenggelam Ditemukan

BACA JUGA:Usai Geledah, Penyidik KPK Sambangi Rumah Makan Padang

Bupati Muara Enim diwakili Asisten III Pemkab Muara Enim Drs H Risman Efendi MSi, menyampaikan bahwa, FGD tersebut menjadi wadah untuk mengevaluasi kondisi Karhutla sekaligus merumuskan langkah pencegahan dan penanganan yang lebih efektif dengan melibatkan berbagai pihak.

"Penguatan strategi tersebut dinilai penting mengingat ancaman Karhutla di Muara Enim masih cukup tinggi," ujarnya.

Risman menjelaskan, berdasarkan rekapitulasi data periode 29 Mei hingga 4 September 2026, tercatat 119 kejadian kebakaran dengan luas lahan yang terbakar mencapai sekitar 470 hektare.

Selain itu, tercatat sebanyak 232 titik hotspot di wilayah Kabupaten Muara Enim. Dari jumlah tersebut, sebanyak 132 titik telah dilakukan pemadaman oleh Tim Gabungan Satgas Darat yang melibatkan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Manggala Agni, TNI, Polri, serta masyarakat.

BACA JUGA:KPK Geledah ULP dan Dinas PUPR Muara Enim, Penyidik Bawa Tiga Koper dan Tas

BACA JUGA:Usulkan 452 Lokasi Kerja Sosial Bagi Pelaku Tindak Pidana

"Kecamatan Gelumbang tercatat sebagai wilayah dengan jumlah hotspot tertinggi, disusul Kecamatan Sungai Rotan dan Lawang Kidul," jelasnya.

Lanjut Risman, tingginya kejadian Karhutla menunjukkan perlunya penguatan langkah mitigasi, tidak hanya ketika kebakaran terjadi, tetapi juga melalui pencegahan dan kesiapsiagaan sejak dini.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: