Jangan Digabung, Baznas OKU Imbau Seluruh UPZ Punya Rekening Sendiri
Baznas OKU saat merehabilitasi sumur warga Air Gading.-Foto:Eko palpos-
BATURAJA, PALPOS.CO - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) mengimbau seluruh Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) di wilayahnya untuk memiliki rekening bank sendiri, terpisah dari rekening organisasi, dinas, badan, maupun perusahaan tempat UPZ berada.
Ketua BAZNAS OKU, Imam Nuryadin mengungkapkan langkah ini diambil demi ketertiban dan transparansi daalm pengelolaan dana zakat, infaq dan Sedekah (ZIS).
“Pemisahan rekening ini perlu dilakukan untuk memudahkan penghimpunan, pencatatan, serta pelaporan masing-masing UPZ setiap bulannya,” tegas Imam, Senin (14/9).
Dengan rekening yang berdiri sendiri, kata pria berkepala pelontos ini, aliran dana zakat, infak, dan sedekah dapat terpantau secara jelas dan terpisah dari keuangan lainnya, sehingga akuntabilitas dan kepercayaan masyarakat tetap terjaga.
BACA JUGA:Dekatkan Pelayanan dan Edukasi Kepada Warga OKU
BACA JUGA:Harga Karet di OKU Tembus Rp20.800 Perkilogram
Terkait pemilihan bank untuk pembukaan rekening UPZ, Baznas OKU menyerahkan sepenuhnya kepada masing-masing UPZ untuk menentukan bank mana yang menjadi pilihan dan paling memudahkan operasional. “Untuk data UPZ di OKU jumlahnya ratusan,” tegas Imam.
Diharapkan, dengan adanya rekening masing-masing UPZ yang terpisah, pengelolaan dana umat semakin tertib, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan secara optimal.
* Rehabilitasi Sumur Warga Air Gading *
Baznas OKU terus mempertegas kiprahnya di tengah masyarakat. Melalui program Baznas OKU Peduli, lembaga ini melakukan rehabilitasi sumur penampungan air di RT 14 RW 04, Kelurahan Air Gading, Kecamatan Baturaja Barat.
BACA JUGA:Wakapolda Sumsel Hadiri Bhayangkara OKU Fun Run 2026
BACA JUGA:Cegah Aksi 3C dan Balap Liar, Polres OKU Lakukan Pengamanan di Sejumlah Titik Rawan Kejahatan
Kegiatan yang digelar dengan semangat gotong royong ini turut diawasi langsung oleh jajaran pimpinan Baznas OKU, yakni Imam Nuryadin, Agus Mutamsir, Darman Syafei, M. Den Hamid, dan Firdaus, bersama Lurah Air Gading, Wahyudin.
Sumur tadah hujan yang direhab ini mampu menampung air sekitar 150 ribu liter, menjadi solusi ketersediaan air bersih yang sangat dibutuhkan warga setempat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


